Mentan Amran Siapkan Benih Gratis dan 3 Pompa untuk 300 Hektare Lahan Puso di Pringsewu Lampung

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:58

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan bantuan benih gratis dan tiga unit pompa untuk menangani sekitar 300 hektare lahan pertanian yang mengalami puso akibat kekeringan di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Bantuan tersebut disiapkan sebagai upaya mempercepat pemulihan lahan dan menjaga produktivitas pertanian.

Hal itu disampaikan Amran saat berdialog langsung dengan petani dalam Puncak Peringatan Hari Tani Nasional 2026 di lokasi Nggruput Komplek Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Minggu (25/10/2026). Ia meminta jajaran teknis Kementerian Pertanian segera menindaklanjuti keluhan petani, terutama terkait keterbatasan air dan kebutuhan sarana produksi.

“Kami ingin menyelesaikan persoalan petani. Apa yang bisa kita bantu, kita tindak lanjuti. Ini untuk petani, dan jangan sampai mereka kesulitan menjalankan usaha taninya,” kata Amran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dialog tersebut, Amran menerima laporan mengenai lahan pertanian yang mengalami puso serta kendala pengairan yang dihadapi petani. Ia menyatakan pemerintah akan memberikan benih gratis untuk lahan terdampak, dengan luas dan kebutuhan bantuan yang perlu diverifikasi lebih lanjut oleh jajaran teknis.

“Untuk 300 hektare lahan puso di Kabupaten Pringsewu, kita beri benih gratis. Kita siapkan tiga unit pompa,” ujarnya.

Selain bantuan benih dan pompa, Amran juga menyoroti perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan pengairan. Ia meminta agar dikaji kemungkinan mengalirkan air ke lahan pertanian menggunakan pompa berkapasitas besar.

“Apa bisa ditarik airnya dari sawah, pakai pompa yang besar? Nanti saya bicarakan dengan Menteri PU,” bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Amran juga menerima aspirasi para tukang tandur atau buruh tani yang bekerja menanam padi di lahan milik orang lain. Mereka menyampaikan keterbatasan akses terhadap bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), meskipun pekerjaan tersebut menjadi sumber penghasilan mereka.

Amran mengatakan regulasi bantuan alsintan telah diubah agar kelompok tukang tandur juga memiliki kesempatan memperoleh dukungan pemerintah. Ia meminta para buruh tani membentuk kelompok agar pengajuan bantuan dapat dilakukan secara terorganisasi.

“Kami sudah mengubah regulasi. Tukang tandur di seluruh Indonesia bisa menerima bantuan alat dan mesin pertanian dari pemerintah. Dulu mereka tidak bisa terima bantuan, sekarang sudah bisa,” tegasnya.

Amran juga menyampaikan komitmen untuk menyediakan lima unit traktor tangan bagi lima kelompok tukang tandur yang dibahas dalam pertemuan tersebut, dengan masing-masing kelompok memperoleh satu unit.

“Nanti, khusus untuk buruh tandur, berkelompok. Ini ada 100, berarti kami berikan traktor lima. Satu kelompok, satu unit,” katanya.

Menurut Amran, setiap persoalan yang disampaikan petani harus ditindaklanjuti melalui pemeriksaan kondisi lapangan dan koordinasi antarlembaga agar bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan.

“Dukungan tersebut mencakup penyediaan benih, sarana pengairan, alsintan, hingga upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan,” tandasnya.

Melalui langkah tersebut, Kementerian Pertanian berharap pemulihan lahan terdampak kekeringan di Pringsewu dapat dipercepat dan petani memperoleh dukungan untuk kembali mengoptimalkan usaha tani mereka. (*)

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Tol Terpeka Lampung Tewaskan 6 Orang Sekeluarga, Anggota Polres Tulang Bawang Jadi Korban
Management dan Redaksi PT Media Prioritas Tivi Berduka atas Wafatnya KH. Harisuddin Zamas
Bupati Pringsewu Usulkan Pembangunan Bendungan Sungai Way Wayah di Peringati Hari Tani Nasional 2026
Pastikan Kampanye Pilratin di Pesisir Barat Kondusif, Polsek Ngaras Gelar Pengamanan Terbuka
Mentan Andi Amran Sulaiman Hadiri Hari Tani Nasional di Nggruput Pringsewu Lampung, Harga Singkong Disebut Naik Jadi Rp3.000 per Kg
Kuasa Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Kaji Langkah Hukum terhadap Pelapor Subhi
Muatan Berat, Truk Angkut Besi Terangkat dan Nyaris Terguling di Tanjakan Leter S Tanggamus
Kakek 75 Tahun di Lampung Selatan Ditangkap Usai Setubuhi Perempuan Penyandang Disabilitas di Gudang Masjid
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:58

Mentan Amran Siapkan Benih Gratis dan 3 Pompa untuk 300 Hektare Lahan Puso di Pringsewu Lampung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49

Kecelakaan Maut di Tol Terpeka Lampung Tewaskan 6 Orang Sekeluarga, Anggota Polres Tulang Bawang Jadi Korban

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:04

Management dan Redaksi PT Media Prioritas Tivi Berduka atas Wafatnya KH. Harisuddin Zamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:38

Bupati Pringsewu Usulkan Pembangunan Bendungan Sungai Way Wayah di Peringati Hari Tani Nasional 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:26

Pastikan Kampanye Pilratin di Pesisir Barat Kondusif, Polsek Ngaras Gelar Pengamanan Terbuka

Berita Terbaru