Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Tingginya mobilitas pengguna jalan di simpang lampu merah Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, di tengah kondisi traffic light yang tidak berfungsi dan proses pengajuan perbaikan, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Tanggamus melakukan inovasi dengan menerjunkan personel untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Pantauan di lokasi, Senin (26/10/2026), belasan personel Dishub Tanggamus yang dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan, M. Sabar Sitanggang, diterjunkan untuk melakukan pengamanan jalur, mengatur arus kendaraan, hingga membantu menyeberangkan pelajar.
Langkah ini dilakukan selain mengurai arus kendaraan, petugas juga membantu menyeberangkan pelajar guna mengurangi risiko kecelakaan, terutama pada jam-jam aktivitas masyarakat meningkat sehingga terciptanya lalu lintas yang aman dan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kadishub M. Sabar Sitanggang mengatakan, pengaturan lalu lintas tersebut merupakan langkah sementara menyusul kerusakan lampu merah di persimpangan Kota Agung.
“Ini hanya pengaturan lalu lintas seperti biasa, karena memang lampu merah kita mengalami kerusakan. Makanya, kita mulai melakukan pengaturan lalu lintas di seputaran lampu merah,” kata Sabar.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya, Dishub Tanggamus mengerahkan 15 personel, termasuk melibatkan seluruh pejabat struktural di lingkungan dinas tersebut.
“Petugas ditempatkan di jalur dua sekitar persimpangan untuk membantu mengarahkan kendaraan yang melintas agar arus lalu lintas tetap berjalan tertib,” ujarnya.
Kesempatan itu, Kadishub Tanggamus mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi persimpangan Kota Agung.
“Pengendara diimbau mengurangi kecepatan di jalur lampu merah, memperhatikan arus kendaraan dari berbagai arah, serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” tandasnya.
Upaya tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Paino, warga Kelurahan Baros, menilai keberadaan petugas yang mengatur lalu lintas di persimpangan tersebut sangat penting karena menjadi jalur vital bagi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.
“Sebagai pengguna jalan, saya sangat mengapresiasi. Memang ini harus dilaksanakan, apalagi perempatan ini sangat vital, baik dari arah bawah maupun anak-anak sekolah dan masyarakat yang memiliki kepentingan. Jalan ini akan lebih lancar kalau ada petugas yang berjaga setiap waktu di perempatan ini,” kata Paino.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas secara langsung sangat dibutuhkan selama lampu merah belum berfungsi. Ia memahami bahwa proses perbaikan membutuhkan mekanisme dan prosedur yang harus dilalui.
Paino berharap perbaikan traffic light dapat segera direalisasikan agar pengaturan lalu lintas kembali berjalan normal. Meski demikian, ia menilai keberadaan petugas tetap diperlukan untuk meningkatkan kedisiplinan pengendara saat melintasi persimpangan tersebut.
“Harapan kita, kalau bisa lampu merahnya segera dihidupkan kembali. Petugas juga sebaiknya tetap berjaga, sehingga bisa mengawasi masyarakat yang berkendara lebih cepat. Dengan begitu, pengendara sadar bahwa perempatan ini harus dijaga agar tidak terjadi kecelakaan,” tutupnya. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







