Remaja Meninggal Dunia Akibat Tawuran Perang Sarung di Desa Kecapi Lampung Selatan

- Jurnalis

Selasa, 19 Maret 2024 - 23:20

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian saat memeriksa jenazah korban di rumah duka, Senin 18 Maret 2024, malam. Foto : Dok. Sertu Khoirullah.

Petugas kepolisian saat memeriksa jenazah korban di rumah duka, Senin 18 Maret 2024, malam. Foto : Dok. Sertu Khoirullah.

Prioritastv.com, Lampung Selatan – Seorang anak 14 tahun bernama Levino Rafa Fadila bin Hendri Adam (14) dikabarkan meninggal paska perang sarung di Jalan Kecapi Pematang, depan SDN 01 Kecapi, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan

Menurut data Sertu Khoirullah, Babinsa setempat, menerima laporan dari Kepala Desa Kecapi dan segera mendatangi rumah duka sekitar pukul 23.45 WIB, korban yang berada di Dusun 1, Rt 01 Desa Kecapi.

“Korban Levino Rafa Fadila menjadi korban tawuran perang sarung antara anak-anak remaja desa Kecapi dan Pematang,” kata Sertu Khoirullah seperti data yang diterima Media Prioritastv.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi kejadian menyebutkan bahwa tawuran terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan warga sekitar menyampaikan bahwa setelah terluka, korban dibawa ke Bidan Desa Kecapi, namun karena kondisinya yang semakin parah.

“Korban kemudian dibawa ke RS Boob Bazar Kalianda. Sayangnya, upaya untuk menyelamatkan nyawa Levino tidak membuahkan hasil,” jelasnya.

Korban merupakan anak dari Hendri Adam dan Supiah, warga Dusun 1 Rt 01 Desa Kecapi Kalianda Lamsel. “Saat ini, kasus ini sedang ditangani oleh pihak Polres Lampung Selatan,” tandasnya.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah membenarkan kejadian tersebut, ia menyebut Polres Lampung Selatan tengah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini.

“Kami akan bekerja secara profesional untuk segera mengungkap peristiwa ini. Hingga siang ini, sedikitnya 21 saksi dari dua kelompok telah dimintai keterangan,” tegasnya.

Peristiwa ini mengguncang warga Desa Kecapi dan sekitarnya, menandai perlunya upaya bersama untuk mencegah terjadinya kekerasan dan tawuran di masyarakat. Semoga kejadian serupa tidak terulang dan keluarga korban diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. (Erwin)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru