Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kepolisian menyebut korban terseret arus sungai Tulung Maja di Semaka, Tanggasmus kemarin sore Sabtu, 27 April 2024, bernama Sumaini (51) mengalami luka memar di bagian wajah atau pipi.
Luka tersesbut disdugsa akibat terbentur batu di ssungai saat peristiwa tragis yang menimpa dweun. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Sudimoro, yang dipimpin oleh dokter Agung Kurniawan.
“Hasil pemeriksaan dd menunjukkan bahwa Sumaini mengalami luka memar di pipi atau wajfah bagian kanan, didug terbentur,” kata Iptu Sutarto dalam keterangan tertulis melalui Humas Polres Tanggamus, Minggu 28 April 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Iptu Sutarto mengungkapkan, pihaknya bersama Tim Inafis Polres Tanggamus juga melakukan penyelidikan, identifikasi krban dan TKP lebih lanjut, serta membawa jenazah Sumaini ke RS Batin Mangunang Kota Agung untuk dilakukan Visum.
“Jenazah sudah dilakukan visum, selanjutnya diserahkan kepada keluarga tadi malam dan dimakamkan di TPU Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka pada hari ini,” imbuhnya.
Kesempatan itu, Kapolsek Semaka mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Suamini dan berharap keluarga Sumaini diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
“Kami turut berduka cita atas peristiwa tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan bahaya sungai yang deras, dan pentingnya keselamatan saat berada di sekitar aliran air yang tidak terkendali,” tutupnya.
Diketahui, sebuah tragedi mengguncang Pekon Sidomulyo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus ketika seorang warga bernama Sumaini, berusia 51 tahun, yang merupakan seorang ibu rumah tangga, menjadi korban tenggelam terseret arus deras di Sungai Tulung Maja.
Peristiwa terjadi kemarin Sabtu, tanggal 27 April 2024, pukul 15.00 WIB, ketika korban yang merupakan warga di Dusun 1 RW. 001 Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka bersama adiknya, Saripah, sedang dalam perjalanan pulang setelah bekerja di kebun di Pekon Sidomulyo.
Menurut Saripah, saat pulang hujan deras tiba-tiba mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 14.30 WIB, yang membuat aliran sungai naik dan menjadi deras. Dan mereka berusaha menyeberangi sungai, Sumaini tergelincir dan terseret arus sungai yang deras.
Meskipun para saksi berusaha keras untuk menyelamatkannya, Sumaini hanyut dalam arus sungai yang ganas. Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong segera berdatangan untuk membantu mencari Sumaini.
Setelah pencarian yang berlangsung selama satu jam, jenazah Sumaini akhirnya ditemukan sekitar 200 – 300 meter dari lokasi kejadian, tersangkut di akar bambu dalam keadaan meninggal dunia. (Asrul Ariski)







