Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Sekitar 700 jemaah undangan berkumpul untuk menghadiri Haul Syekh Nawawi Al-Bantani di Lingkungan Pancawarna, Kuripan, Kota Agung, Tanggamus. Acara tersebut didominasi oleh para ibu-ibu pengajian dari berbagai wilayah kecamatan di kabupaten setempat, Minggu, 5 Mei 2024.
Haul kali ini mengusung tema “Meneladani Syaikh Nawawi Al-Bantani Dalam Membangun Kualitas Umat dan Karakter Bangsa”, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, mempererat silaturahmi, mengenang jasa para ulama, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Para jemaah dengan khidmat mendengarkan ceramah sejarah Syekh Nawawi Al-Bantani yang disampaikan oleh Ustadz Suparman Abdul Karim dari Bandar Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ustadz Suparman menyebut bahwa Syekh Nawawi Al-Bantani adalah seorang ulama besar yang lahir di Desa Tanara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, pada tahun 1813. Dia diakui sebagai salah satu tokoh Kitab Kuning Indonesia karena karyanya menjadi acuan utama di berbagai pesantren di Indonesia dan bahkan di luar negeri.
Ia pemilik nama lengkap Abu Abdullah al-Mu’thi Muhammad Nawawi bin Umar Al-Tanari al-Bantani al-Jawi juga sebagai mantan Imam Masjidil Haram yang menggantikan Syekh Ahmad Khatib Sambas, Syekh Nawawi juga merupakan guru bagi siswa dari berbagai belahan dunia.
“Diantara murid-muridnya dari Indonesia adalah K.H. Kholil Madura, K.H. Asnawi Kudus, K.H. Tubagus Bakri, K.H. Arsyad dari Banten, dan K.H. Hasyim Asy’ari dari Jombang, yang kemudian menjadi ulama besar di Indonesia,” kata Ustadz Suparman.
Tofik Abdul Salam, salah Satu jama’ah yang hadir menjelaskan hikmahnya mengikuti haul yakni meneladani Nabi Muhammad SAW, serta mengikuti Pejuang Islam di Indonesia salah satunya adalah Syekh Nawawi Al-Bantani.
Pasalanya, secara ke ilmuan Syekh Nawawi Al-Bantani menjadi rujukan Ulama dan Syekh khususnya bermashab Imam Safe’i. Ia menyebut hal itu sangat positif untuk mengenalkan kepada generasi Umat Islam di Indonesia melalui Syekh Nawawi Al-Bantani yang pernah menjadi imam Masjid di Arab Saudi.
“Secara keilmuan beliau mampu menulis sejarah Islam dan keilmuan Islam, oleh karna itu kita yang hidup sekarang ini bisa mencontoh. Terutama ibu-ibu dapat mengajarkan akhlak, ahlakurkarimah kepada anak anaknya,” tegasnya.
Ditempat sama, Ustadz Wandi selaku tuan rumah haul dan panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada jama’ah yang telah hadir di Haul Syekh Nawawi Al-Bantani yang ke 131 ini. Ia berharap dengan Meneladani Syekh Nawawi Al-Bantani dapat membangun kualitas umat dan karakter bangsa.
“Mudah-mudahan semakin banyak yang mendukung agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahun diadakan. Untuk jamaah tadi diperkirakan 700 jema’ah yang hadir dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanggamus,” bebernya. (Herdi)







