Ungkap Motif Pembunuhan Mutilasi Bos Galon Semarang serta Identitas Pelaku

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Mei 2023 - 05:33

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Jawa Tengah – Motif pembunuhan bos galon di Semarang telah terungkap. Hal tersebut diketahui usai polisi menangkap pelaku bernama Muhammad Husen. Ia tega menghabisi nyawa bosnya dengan mengecor dan memutilasi tubuh korban.

Korban bernama Irwan Hutagalung, pemilik depot air isi ulang yang ditemukan tewas di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Berikut informasi selengkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku Mutilasi Tembalang Ditangkap Polisi

Polisi menangkap pelaku pembunuhan sekaligus mutilasi terhadap Irwan Hutagalung (53), pemilik depot air isi ulang yang jenazahnya ditemukan dicor di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah pada Senin (8/5/2023). Pelaku tersebut bernama Muhammad Husen (28).

“Malam ini tersangka utama sudah tertangkap,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Muhammad Iqbal Alqudusy kepada wartawan, Selasa (9/5/2023).

Pelaku : Karyawan Korban

Irwan Hutagalung dimutilasi hidup-hidup dan mayatnya dicor di depot air isi ulang di Tembalang, Semarang. Ternyata, pelaku adalah karyawannya sendiri.

“Dari hasil penyelidikan mengerucut kepada pelaku, sekarang sudah kita jadikan pelaku di sini atas nama Muhammad Husen ini adalah pelaku tunggal,” kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar di kantornya, Rabu (10/5/2023).

Motif Pembunuhan Bos Galon di Semarang

Pelaku mutilasi di Tembalang, Semarang mengungkapkan alasannya membunuh bosnya sendiri. Ia mengaku sakit hati karena sering dipukuli.

“Karena saya merasa sakit hati saya sering dipukuli,” ujarnya saat dihadirkan dalam rilis di Polrestabes Semarang, Rabu (10/5/2023).

Selama bekerja, Husen mengaku sering dipukuli bila melakukan kesalahan. Salah satunya perihal antar mengantar galon.

“Karena setiap ada salah dan kesalahan kecil pasti dia main tangan contohnya ada pesenan galon harusnya 15 dia bilang cuma 14 atau 13 begitu selesai ngirim dia pulang marah-marah langsung main tangan, padahal dia yang bilang,” jelasnya.

Selain itu, Husen mengaku tidak berani keluar dari tempat kerja itu karena KTP miliknya ditahan. Husen menyebut dirinya juga diancam dibunuh.

“KTP saya pertama ditahan, kedua saya diancam kalau sampai keluar dari kerjaan itu langsung dihabisi, saya mau dibunuh,” kata Husen.

Husen mengatakan dirinya kecewa karena saat awal bekerja, bosnya itu bersikap baik. Hal itu membuat dia keluar dari pekerjaan sebelumnya dan bekerja sebagai pegawai di tempat isi ulang air itu.

Alasan Lain Pelaku Mutilasi Korban

Muhammad Husen (28) juga menyebutkan motif lain pembunuhan bos galon di Semarang itu. Husen mengaku tega memutilasi tubuh bosnya sendiri karena sering mengomeli dirinya.

Irwan Hutagalung (53) dimutilasi dalam kondisi hidup. Diketahui, Husen memotong tubuh Irwan menjadi empat bagian.

“Kalau kepalanya karena dia suka ngomelin saya aja. Jadi yang saya potong kepala bukan bibir. Mulut kan susah,” ujar Husen di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5/2023). (Saibumi)

Berita Terkait

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:28

Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara

Berita Terbaru