Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Tanggamus dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik.
Salah satu wilayah terdampak cukup parah adalah Dusun Penengahan 1, Pekon Negarabatin, Kecamatan Kota Agung Barat.
Minggu (13/4/2025), Kepala Pekon Negarabatin, Mirza, meninjau langsung lokasi rawan banjir di pertemuan dua aliran sungai besar, Way Belu dan Way Awi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut lokasi ini menjadi titik kritis karena arus sungai yang deras terus mengikis tanggul penahan banjir setiap musim hujan tiba.
“Kami telah mengajukan proposal penanggulan kepada pemerintah terkait, khususnya di area pertemuan Way Belu dan Way Awi yang menjadi penyebab utama terkikisnya tanah,” ujar Mirza kepada wartawan.
Kekhawatiran warga semakin memuncak setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya. Rodi, salah satu warga Dusun Penengahan 1, mengungkapkan bahwa air nyaris masuk ke dalam rumahnya.
“Tadi malam besar sekali airnya, hanya tinggal dua meter lagi dari rumah saya. Kalau datang banjir besar lagi, bisa jadi rumah kami hanyut,” ujar Rodi dengan nada cemas.
Menurut Rodi, sekitar 10 rumah warga di lingkungan Penengahan berada dalam ancaman langsung jika tanggul tidak segera diperkuat. Ia pun berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi segera turun tangan.
“Harapan kami kepada pemerintah, khususnya Bupati Tanggamus, agar segera membangun tanggul penahan air sebelum terjadi korban jiwa,” tandasnya.
Warga juga meminta agar solusi yang ditawarkan bersifat jangka panjang, seperti pembangunan tanggul beton atau penguatan bantaran sungai, bukan hanya penanganan sementara.
Cuaca ekstrem dan tingginya debit air sungai di wilayah Tanggamus saat ini menjadi perhatian serius masyarakat.
Warga berharap ada tindakan cepat dan nyata dari pemerintah daerah maupun provinsi untuk melindungi mereka dari bencana susulan. (Herdi)







