Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Menyambut 80 tahun Indonesia merdeka, harapan masyarakat pesisir Tanggamus terhadap pembangunan infrastruktur perlahan menjadi nyata.
Ruas jalan provinsi yang membentang dari Simpang Kiluan hingga Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, menunjukkan progres signifikan di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung, Kiyai Rahmat Mirzani Djausal.
Pembangunan jalan yang melintasi sejumlah titik strategis seperti Umbar, Kuripan, dan Sukamara di Kecamatan Kota Agung Timur ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam membuka keterisolasian wilayah pesisir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan, Gubernur Mirza beberapa waktu lalu meresmikan pembangunan jalan di Kecamatan Limau, mempertegas perhatian khusus terhadap wilayah Tanggamus.
“Alhamdulillah, di era kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, terlihat nyata keseriusan dalam peningkatan infrastruktur, khususnya di Kecamatan Kelumbayan,” ujar Sekretaris Umum Majelis Daerah KAHMI Tanggamus, Solahuddin Magad, Selasa, 5 Agustus 2025.
Menurutnya, pembangunan ruas jalan ini sangat vital karena menjadi satu-satunya akses penghubung antara Kecamatan Kelumbayan dengan ibu kota kabupaten maupun provinsi.
“Kami masyarakat Kelumbayan merasa bahagia dan sangat mengapresiasi pembangunan infrastruktur jalan yang begitu masif, khususnya di dua kecamatan, Kelumbayan dan Cukuh Balak,” tambah Magad.
Ia menyebut, di usia ke-80 kemerdekaan RI, pembangunan infrastruktur jalan ini menjadi simbol kemerdekaan yang hakiki bagi masyarakat pesisir. Jalan yang layak diyakini akan memperlancar distribusi hasil bumi dan mempercepat roda perekonomian desa.
Apresiasi serupa disampaikan M. Syahruddin, tokoh adat Kesebatinan Khaja Basa Suka Bandung, Pekon Paku, Kelumbayan.
“Jalan mulus adalah impian lama kami. Dengan akses yang baik, Kelumbayan akan maju secara ekonomi dan sosial. Terima kasih kepada Bapak Gubernur, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, dan Kepala Dinas PUPR yang telah mewujudkan harapan kami,” ujarnya.
Syahruddin juga berharap, pembangunan ini terus berlanjut hingga seluruh ruas jalan penghubung antarpekon di Kelumbayan tersambung sempurna, termasuk ke wilayah tetangga seperti Pesawaran dan Jati Ringin Lengkukai.
Tak hanya tokoh adat, jajaran pemerintah pekon dan Ketua APDESI Kecamatan Kelumbayan Zulkarnain juga menyampaikan rasa terima kasih melalui sebuah video berdurasi 1 menit 17 detik.
Dalam video tersebut, Zulkarnain mengatasnamakan masyarakat Pekon Paku, menyampaikan apresiasi atas pembangunan rigid beton sepanjang 860 meter di wilayahnya.
“Kami ucapkan ribuan terima kasih kepada Gubernur Lampung, Bupati Tanggamus, DPRD Provinsi dan Kabupaten yang telah mewujudkan pembangunan jalan ini. Semoga bapak Gubernur selalu sehat dan terus bersemangat membangun Kelumbayan,” ucapnya.
Zulkarnain menyebut bahwa pembangunan ini berdampak langsung pada mobilitas warga dan ekonomi lokal. Infrastruktur jalan yang baik juga akan mendorong perkembangan sektor pariwisata.
“Destinasi seperti Teluk Kiluan, Pantai Gigi Hiu, Pasir Hitam Napal, dan Teluk Umbar akan semakin berkembang jika didukung akses jalan yang layak. Kami berharap pembangunan terus berlanjut, khususnya di titik yang belum bisa dilalui kendaraan roda empat,” tegasnya.
Ruas jalan provinsi yang melintasi garis pantai Teluk Semaka ini menjadi langkah strategis dalam menggerakkan ekonomi rakyat, membuka keterisolasian, dan memperkuat sektor pariwisata Tanggamus.
Semangat pembangunan di momen 80 tahun kemerdekaan RI ini menjadi simbol optimisme rakyat Kelumbayan untuk masa depan yang lebih sejahtera. Dengan tema besar HUT RI ke-80, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, masyarakat Kelumbayan menatap masa depan dengan harapan yang kian nyata. (Herdi)







