Eks Buruh RSUD “Sejahtera Abadi” Mengadu Nasib di Tengah Bayang-Bayang Ancaman Menjelang Hari Kemerdekaan

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 05:51

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com,Bandarlampung Lampung – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, suasana haru mewarnai kisah seorang mantan karyawan outsourcing Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) “Sejahtera Abadi”. Bukan perayaan atau gegap gempita lomba yang ia rasakan, melainkan kecemasan dan ketidakpastian hidup.

Perempuan yang akrab disapa Iis itu mengaku dipecat secara mendadak melalui pesan WhatsApp, tanpa penjelasan resmi. Ia sudah bekerja bertahun-tahun di rumah sakit milik pemerintah tersebut, namun nasibnya berakhir tragis setelah memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan yang ia yakini belum dipenuhi.

“Ya Robb, selamatkan aku. Jangan jadikan aku Warsinah jilid dua,” begitu penggalan doa lirih yang ia ucapkan saat ditemui di rumah kontrakannya yang sederhana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Iis, sejak pemecatan itu dirinya merasa terus diawasi. Bahkan, rekan-rekan kerja yang masih bertugas di RSUD sempat mengirim pesan peringatan bahwa ada pihak-pihak yang mencarinya, termasuk mendatangi alamat kos lamanya. Kondisi ini membuatnya harus pindah tempat tinggal.

Seorang tokoh masyarakat setempat, yang ia sebut sebagai Pak Haji, kemudian membantu mencarikan kontrakan murah sekaligus memberikan dukungan hukum. Pak Haji bahkan rela mengeluarkan dana pribadi untuk menyewa pengacara yang berpengalaman di bidang ketenagakerjaan.

Hanya tinggal tiga hari menuju puncak perayaan 17 Agustus, Iis berharap kisahnya menjadi yang terakhir bagi para buruh yang terzalimi. Ia mengaku tidak sendirian; masih ada mantan rekan kerja yang juga mengalami nasib serupa namun memilih diam karena takut.

Kasus ini menambah sorotan terhadap praktik hubungan kerja di sektor kesehatan, khususnya di institusi pemerintah. Upaya konfirmasi kepada pihak manajemen RSUD “Sejahtera Abadi” dan perusahaan outsourcing terkait masih terus dilakukan.

Bagi Iis, kemerdekaan yang akan dirayakan pekan ini memiliki makna berbeda. “Saya hanya ingin merdeka, bebas dari ketakutan, dan mendapat hak saya sebagai pekerja,” ujarnya.

Apakah harapan itu akan terwujud, atau justru lenyap di balik bayang-bayang intimidasi? Waktu yang akan menjawab. ( Davit  )

Berita Terkait

Bukan Laporan Pemerintah Maupun LSM, Polres Tanggamus Beberkan Perkara Konten Kreator Rohadi
Breakingnews: Rumah di Pekon Pagelaran Pringsewu Terbakar, Asap Hitam Membubung ke Udara
Meski Terima Opsen PKB 18 Miliar, 972 Kendaraan ‘Plat Merah’ Tunggak Pajak , 892 Unit Milik Pemkab Tanggamus
Pro Kontra Netizen atas Diamankannya Konten Kreator Rohadi Alcantara oleh Polres Tanggamus
Apresiasi Swadaya Bangun Jalan Pekon Sinar Jawa dan Datar Lebuay, Pemkab Tanggamus Beberkan Rencana Perbaikan 2027
Kapolres Tanggamus Jumat Keliling di Masjid Nurul Huda, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Manfaatkan Layanan Polisi 110
Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:08

Bukan Laporan Pemerintah Maupun LSM, Polres Tanggamus Beberkan Perkara Konten Kreator Rohadi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:59

Breakingnews: Rumah di Pekon Pagelaran Pringsewu Terbakar, Asap Hitam Membubung ke Udara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:22

Meski Terima Opsen PKB 18 Miliar, 972 Kendaraan ‘Plat Merah’ Tunggak Pajak , 892 Unit Milik Pemkab Tanggamus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:07

Pro Kontra Netizen atas Diamankannya Konten Kreator Rohadi Alcantara oleh Polres Tanggamus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:29

Apresiasi Swadaya Bangun Jalan Pekon Sinar Jawa dan Datar Lebuay, Pemkab Tanggamus Beberkan Rencana Perbaikan 2027

Berita Terbaru