Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Warga Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang remaja di sebuah gubuk di tengah area perkebunan, pada Kamis (30/10/2025) lalu. Korban diketahui berinisial F (16), warga setempat yang baru saja menyelesaikan pendidikan di salah satu pondok pesantren di Pulau Jawa.
Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugianto, mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya unsur pidana. Namun demikian, penyelidikan tetap kami lakukan untuk memastikan latar belakang kejadian ini,” kata Iptu Sugianto dalam keterangan tertulis yang diterima Media Prioritastv.com, Minggu 2 November 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjutnya, dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali tambang, pakaian, dan sepasang sandal yang diduga milik korban.
“Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak dilakukan autopsi. Jasad korban kemudian diserahkan untuk dimakamkan di TPU setempat,” tandasnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang pertama kali menemukan jasad korban mengatakan, penemuan tersebut bermula saat dirinya tengah mencari rumput sekitar pukul 10.00 WIB.
“Saya mencium bau menyengat dari arah gubuk. Setelah diperiksa, ternyata ada jasad seseorang di dalamnya. Setelah dicek bersama aparat pekon, diketahui bahwa korban adalah F, atau biasa disapa Krucil,” kata warga disana.
Menurut keterangan orang tua, beberapa hari sebelum kejadian korban sempat menyinggung soal tindakan mengakhiri hidup, namun keluarga sama sekali tidak menduga hal itu sebagai pertanda.
“Terakhir kami berkomunikasi hari Selasa pagi. Setelah itu tidak ada kabar dan tidak pulang ke rumah. Kami kira hanya sedang bermain, ternyata kami tidak menyangka akan menemukannya dalam keadaan seperti ini,” ujar orang tua korban dengan sedih.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi psikologis anak dan remaja di lingkungan sekitar, agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Disclaimer: Artikel ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri, segera hubungi tenaga profesional, psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan terdekat. (Samuel)







