Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Menjelang pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), para peserta tampak antusias mengikuti simulasi wawancara cegat atau doorstop interview, Rabu 12 November 2025, malam.
Meski terlihat sederhana, sesi ini menjadi salah satu latihan paling menantang karena menguji kecepatan berpikir, ketepatan bertanya, serta kemampuan menjaga etika jurnalistik di lapangan.
Kegiatan berlangsung di Villa Residence 2 Pandan Surat dengan suasana yang hidup dan penuh semangat diikuti calon peserta UKW asal Tangamus dan Pringsewu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam simulasi tersebut, peserta berperan sebagai wartawan dan narasumber fiktif, mulai dari pejabat hingga tokoh masyarakat.
Dengan ekspresi serius dan suara tegas, para peserta melemparkan pertanyaan singkat layaknya suasana wawancara di tengah kerumunan wartawan sesungguhnya.
“Dalam wawancara cegat, wartawan harus mampu berpikir cepat, bersikap sopan, namun tetap tajam,” ujar Yuda Haryono, salah satu penguji fiktif dari Pandan Surat.
Ia menekankan pentingnya menjaga etika dan ketepatan informasi dalam setiap pertanyaan yang diajukan.
Menurut Yuda, sesi wawancara cegat bukan sekadar mengejar pernyataan narasumber, tetapi juga menjadi sarana menguji profesionalitas serta kemampuan jurnalis mengendalikan situasi lapangan.
“Wartawan yang kompeten tidak hanya berani bertanya, tetapi juga mampu memahami konteks dan menjaga objektivitas,” tambahnya.
Salah satu peserta, Ivan Asrori, mengaku sempat gugup saat pertama kali mencoba.
“Deg-degan juga, karena harus cepat tanggap dan tidak boleh salah kata. Tapi setelah beberapa kali latihan, mulai terbiasa,” ujarnya sambil tersenyum.
Simulasi wawancara cegat ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan UKW yang akan digelar pada 15-16 November 2025 di Bandar Lampung.
Selain latihan tersebut, peserta juga mengikuti sesi menulis berita langsung, membuat rencana liputan, hingga mengasah pemahaman tentang Kode Etik Jurnalistik.
Meski terlihat lelah, semangat para peserta tetap tinggi. Mereka terus berlatih dengan harapan dapat lulus uji dan menyandang predikat wartawan kompeten, profesional, serta berintegritas. (Samuel)







