Dugaan Motif Bisnis Kayu, Mantan Kakon di Wonosobo Dengan Brutal Bacok Warga Kobar Tanggamus Hingga Kritis, Kini Dalam Pengejaran Polisi

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 18:34

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Wonsobo Iptu Tjasudin dan personil Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus saat melakukan penggeledahan rumah terduga pelaku JN di Pekon Negeri Ngarip, Wonosobo | Dok. Polsek  Wonosobo.

Kapolsek Wonsobo Iptu Tjasudin dan personil Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus saat melakukan penggeledahan rumah terduga pelaku JN di Pekon Negeri Ngarip, Wonosobo | Dok. Polsek Wonosobo.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Konflik dalam bisnis kayu diduga picu kekerasan berdarah di Kabupaten Tanggamus yang dialami oleh Johan Rasid (56), warga Kota Agung Barat yang selama ini memang berbisnis usaha kayu olahan. Johan kini hanya bisa terbaring lemah usai diduga diserang secara brutal oleh mantan Kepala Pekon Negeri Ngarip, Wonosobo inisial JN (54), pada Jumat lalu, (14/11/2025) di depan sebuah ruko.

Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin mengatakan, menurut penyelidikan awal, adu mulut itu hanya berlangsung singkat sebelum pelaku menghunus senjata tajam dan menyerang korban berkali-kali.

“Motif diduga terkait selisih paham soal penagihan fee bisnis kayu,” jelas Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, dikutip Senin 17 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek mengungkapkan, usai melakukan penyerangan, Junaidi kabur menggunakan sepeda motor dan motor tersebut kini sudah diamankan sebagai barang bukti. Namun pelaku belum berhasil ditemukan.

“Pagi-pagi kami sudah geledah rumah pelaku dan rumah keluarganya. Semua ruangan diperiksa, tapi hasilnya nihil,” ungkap Kapolsek.

Lanjutnya, akibat serangan tersebut, kondisi Johan sangat kritis. Ia mengalami luka parah, mulai dari usus kecil terputus, luka pada paru-paru, hingga robekan dalam di bagian lambung dan korban masih dalam perawatan intensif di RS Mitra Husada Pringsewu.

Polsek Wonosobo juga memperluas pencarian hingga wilayah kerabat lain. Dugaan sementara, pelaku telah meninggalkan Kabupaten Tanggamus. Keluarga pun diminta bekerja sama demi mempercepat proses hukum.

“Kami imbau keluarga agar mendorong pelaku menyerahkan diri untuk keselamatan bersama dan agar situasi tidak memanas,” tambahnya.

Ditambahkannya, meski awalnnya ketegangan warga sempat meningkat lantaran kabar pembacokan ini cepat menyebar di media sosial dan grup percakapan, namun saat ini telah terkendali.

“Kami kemudian mempertemukan kepala pekon dan sejumlah tokoh masyarakat untuk meredam potensi aksi balasan dari keluarga korban,” tandasnya.

Informasi lainnya yang dihimpun, insiden bermula dari perselisihan pembagian fee dalam kerja sama bisnis kayu yang sudah lama dijalankan keduanya.

Johan disebut menagih selisih pembayaran yang belum diterimanya, namun bukannya selesai secara baik-baik, pertengkaran justru berubah menjadi amarah mematikan.

Lokasi kejadian berada di depan sebuah kios kosong milik Edi Fachrurrozi yang selama ini kerap dijadikan tempat berkumpul warga. (Herdi)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru