Prioritastv.com, Lampung – Upaya penyelundupan narkoba melalui jalan tol kembali terungkap. Sebuah mobil Nissan X-Trail bernomor polisi D 1160 UN yang digunakan untuk mengangkut pil ekstasi berhasil diamankan setelah mengalami kecelakaan di Jalan Tol Bakter. Pengungkapan kasus ini berawal dari temuan petugas tol yang curiga karena pengemudi kabur meninggalkan kendaraan.
Manager Public Affairs Tol Bakter, M. Alkautsar, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut sebelumnya terpantau melalui sistem transaksi dan kamera CCTV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berdasarkan hasil penelusuran sistem transaksi dan rekaman CCTV, kendaraan tersebut menggunakan metode pembayaran e-MDR dengan nomor kartu 6032982840448XXX, yang tercatat konsisten digunakan pada rangkaian transaksi sebelumnya,” ujarnya dikutip Minggu 23 November 2025.
Disebutkannya, mobil itu tercatat masuk melalui Gerbang Tol Kayu Agung Utama pada Rabu (19/11) pukul 23.02 WIB. Keesokan harinya, Kamis (20/11) pukul 05.35 WIB, kendaraan yang sama ditemukan dalam kondisi kecelakaan di KM 136 B, namun tanpa pengemudi.
“Awalnya petugas hanya melakukan pengamanan kecelakaan. Namun ketika pengemudi tidak ditemukan, kami melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Akhirnya pengemudi ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, tepatnya di luar jalur tol,” jelas Alkautsar.
Curiga dengan situasi tersebut, petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kendaraan. Dari dalam mobil ditemukan sebuah tas besar warna biru yang berisi lima tas lain, yakni tiga tas coklat, satu tas merah tua, dan satu tas biru. Saat dibuka, seluruh tas tersebut berisi total 34 kantong plastik berisi pil ekstasi.
“Barang bukti tersebut segera kami serahkan kepada kepolisian untuk proses lebih lanjut,” tambahnya.
Alkautsar menegaskan bahwa petugas jalan tol tidak hanya bertugas memastikan kelancaran lalu lintas, tetapi juga berperan dalam menjaga keamanan kawasan tol. “Ketika kami melihat ada barang yang dicurigai saat observasi di jalur, kami langsung koordinasikan dengan pihak kepolisian. Selanjutnya menjadi kewenangan polisi untuk melakukan penyelidikan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja sama antara petugas tol, kepolisian, dan TNI yang berperan dalam penanganan kasus ini. “Peristiwa ini menjadi bukti bahwa semua pihak ikut serta menjaga stabilitas, kenyamanan, dan keamanan di Tol Bakter,” tandasnya. (Erwin)







