Hoax, Konten Kekerasan 3 PNS kepada Kakek Bersepeda Senggol Mobil Disebut di Lampung Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:21

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konten yang beredar saat 3 pria berbaju PNS diduga melakukan kekerasan kepada seorang kakek menyenggol mobil berjenis Mitshubishi Expander.

Konten yang beredar saat 3 pria berbaju PNS diduga melakukan kekerasan kepada seorang kakek menyenggol mobil berjenis Mitshubishi Expander.

Prioritastv.com, Lampung – Masyarakat Lampung diminta untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai konten yang beredar di media sosial. Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya sebuah video yang menarasikan bahwa terjadi tindakan kekerasan oleh tiga oknum pegawai pemerintah daerah terhadap seorang orang tua, yang disebut-sebut terjadi di wilayah Lampung Timur.

Video tersebut ramai dibagikan dengan narasi provokatif dan ajakan untuk memviralkan peristiwa agar para pelaku mendapatkan sanksi.

Dalam unggahan itu disebutkan insiden bermula dari sebuah mobil yang menyenggol sepeda hingga menyebabkan korban hanya mengalami lecet ringan, namun berujung pada dugaan tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal itu, Dinas Kominfo Lampung Timur menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah belum dapat dipastikan terjadi di Lampung Timur.

Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan konten yang belum terverifikasi kebenarannya.

BACA JUGA : Viral Video Disebut Kekerasan Tiga PNS terhadap Kakek Bersepeda, Kru Pembuat Konten dan Pemkab Lampung Timur Beri Klarifikasi

“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Pastikan sumbernya jelas dan kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan,” tulis akun resmi Dinas Kominfo Lampung Timur, Minggu 25 Januari 2026.

Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum saat ini masih menelusuri asal-usul video tersebut serta memastikan lokasi dan kronologi kejadian yang sebenarnya.

Jika terbukti mengandung informasi palsu atau menyesatkan, penyebar konten hoaks dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat juga diharapkan melaporkan konten yang diduga hoaks kepada pihak berwenang agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dengan meningkatnya aktivitas di media sosial, pemerintah mengajak seluruh warga Lampung Timur untuk lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital demi menjaga ketertiban dan keharmonisan bersama. (*)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 562 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru