Kasat Lantas Polres Pesisir Barat Tanggapi Dugaan Rekayasa Laporan Kecelakaan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Kasat Lantas Polres Pesisir Barat (sumber instagram satlantaspolrespesibar) dan tanda bukti laporan rekayasa kecelakaan Ridho Ilhammudin | ist/Media Prioritastv.com.

Kolase foto Kasat Lantas Polres Pesisir Barat (sumber instagram satlantaspolrespesibar) dan tanda bukti laporan rekayasa kecelakaan Ridho Ilhammudin | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Pesisir Barat, Lampung – Kasus kecelakaan lalu lintas yang menimpa Ridho Ilhammudin (16) di Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, masih menjadi sorotan publik setelah keluarga korban mempersoalkan isi laporan kepolisian yang diterbitkan oleh Satlantas Polres Pesisir Barat.

Menanggapi konfirmasi media terkait persoalan tersebut, Kasat Lantas Polres Pesisir Barat, Iptu Muhammad Anis, hanya memberikan pernyataan singkat.

“Siap, lagi proses,” kata Iptu Muhammad Anis kepada Media Prioritastv.com, Sabtu 7 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Kasat Lantas itu, berkaitan dengan dugaan laporan rekayasa kecelakaan yang dialami Ridho Ilhammudin yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat, Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Bengkunat sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Keluarga korban kemudian mempertanyakan Tanda Bukti Lapor (TBL) yang menyebut peristiwa tersebut sebagai kecelakaan tunggal. Dalam laporan tersebut, korban disebut terjatuh sendiri setelah terkejut melihat hewan menyeberang jalan.

Orang tua korban membantah kronologi tersebut dan menegaskan bahwa kejadian yang dialami anaknya merupakan tabrakan dengan kendaraan lain di jalan kampung.

Keluarga juga mengaku tidak pernah menandatangani laporan kepolisian, meski dalam dokumen TBL tercantum tanda tangan atas nama orang tua korban.

Polemik semakin berkembang setelah Kanit Gakkum Satlantas Polres Pesisir Barat menyampaikan bahwa dalam kejadian tersebut sebenarnya terdapat lawan kendaraan.

Ia juga menyebut laporan kecelakaan tunggal dibuat untuk kepentingan administrasi, yang kemudian memicu pertanyaan terkait prosedur dan pengawasan internal. (*)

Berita Terkait

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian
Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp
Modus Izin ke Toilet Namun Curi Obat Nyamuk dan Susu di Alfamart Pringsewu, Pemuda Asal Tanggamus Diamuk Massa
Avatar photo

Suroso

Suroso adalah wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Pesisir Barat.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:08 WIB

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Sabtu, 25 April 2026 - 15:51 WIB

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Berita Terbaru