Update: Gempa M 7,6 Sulut-Malut, 1 Orang Meninggal, Tsunami Kecil dan Kerusakan Bangunan Dilaporkan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagunan rusak terdampak gempa M7.6 di Lapangan Koni, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu, 2 April 2026 | Dok. Warga.

Bagunan rusak terdampak gempa M7.6 di Lapangan Koni, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu, 2 April 2026 | Dok. Warga.

Prioritastv.com, Jakarta – Perkembangan terbaru pasca gempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4/2026) pagi, dilaporkan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan bangunan di sejumlah daerah terdampak.

Tim SAR melaporkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka di Kota Manado akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa terjadi. Guncangan kuat yang berlangsung sekitar 10 hingga 20 detik itu juga memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah.

Sejumlah kesaksian warga menyebut getaran gempa terasa sangat kuat hingga membuat jalanan dan bangunan bergoyang. Perabot rumah tangga pun ikut bergetar, disertai suara gemuruh yang terdengar saat gempa berlangsung.
Di wilayah Bitung, warga yang sedang beraktivitas di pasar langsung berlarian keluar menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara di kawasan pesisir, masyarakat memilih mengungsi ke dataran lebih tinggi setelah adanya peringatan potensi tsunami.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kerusakan bangunan terjadi di beberapa wilayah, terutama di Kota Ternate, Maluku Utara. Sejumlah rumah, tempat ibadah, serta fasilitas lainnya dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga sedang.

Selain itu, satu unit gereja di Kecamatan Pulau Batang Dua serta beberapa rumah di Ternate Selatan dilaporkan terdampak. Pendataan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan total kerusakan.

Sementara itu, gelombang tsunami dengan ketinggian relatif kecil juga terdeteksi di beberapa wilayah. Di Halmahera Barat, tsunami tercatat setinggi 0,3 meter, sedangkan di Bitung mencapai 0,2 meter. Meski tidak besar, kondisi ini tetap berpotensi membahayakan masyarakat di pesisir.

BMKG dan BNPB juga mencatat adanya gempa susulan, di antaranya berkekuatan magnitudo 5,5 dan 5,2. Meski tidak berpotensi tsunami, gempa susulan tersebut masih dirasakan oleh warga di wilayah terdampak.

Pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir, untuk tetap menjauhi pantai sementara waktu dan mengikuti arahan petugas. Warga juga diminta tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Hingga saat ini, proses pemantauan dan pendataan dampak gempa masih terus dilakukan oleh instansi terkait, seiring upaya penanganan darurat di lapangan. (*)

Berita Terkait

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian
Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp
Modus Izin ke Toilet Namun Curi Obat Nyamuk dan Susu di Alfamart Pringsewu, Pemuda Asal Tanggamus Diamuk Massa
Avatar photo

Ubay

Ubay adalah kepala perwakilan Media Prioritastv.com di Jakarta Selatan, aktif meliput peristiwa nasional, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:08 WIB

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Sabtu, 25 April 2026 - 15:51 WIB

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Berita Terbaru