Akui Lalai, Gubernur Jabar KDM Minta Maaf atas Kematian Pemilik Hajatan di Purwakarta

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Gubernur Jawa Barat KDM saat memberikan pernyataan permohonan maaf melalui akun media sosialnya, Senin, 6 April 2026 dan saat korban dalam penanganan medis Sabtu, 4 April 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Kolase foto Gubernur Jawa Barat KDM saat memberikan pernyataan permohonan maaf melalui akun media sosialnya, Senin, 6 April 2026 dan saat korban dalam penanganan medis Sabtu, 4 April 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Jawa Barat – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas peristiwa tewasnya seorang pemilik hajatan di Kabupaten Purwakarta yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang.

Permohonan maaf tersebut disampaikan KDM, Senin 6 April 2026 melalui akun media sosial pribadinya menyusul insiden yang menewaskan Dadang Bin Jamini Supriatna.

“Menyikapi peristiwa yang menimpa Pak Dadang, meninggal akibat aksi pemalakan sekelompok orang, saya sebagai Gubernur Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga atas kelalaian kami, sehingga tidak bisa melindungi warga dan terjadi peristiwa yang menyakitkan,” tulisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban menggelar acara pernikahan anaknya di kawasan PTPN VIII Cikumpay, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026).

Kejadian bermula ketika sekelompok pemuda datang sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi diduga mabuk dan meminta uang sebesar Rp500 ribu untuk membeli minuman keras.

Korban yang sebelumnya telah memberikan Rp100 ribu menolak permintaan tambahan tersebut, hingga memicu keributan.

Situasi kemudian memanas dan berujung aksi kekerasan. Korban diduga dipukul menggunakan bambu di halaman rumahnya hingga mengalami luka serius.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 15.20 WIB.

Kasi Humas Polres Purwakarta, Enjang Sukandi, mengatakan jumlah pelaku diduga lebih dari satu orang atau sekitar 10 orang. Salah satu terduga pelaku, Kendi Renaldi (34), telah menyerahkan diri. (*)

Berita Terkait

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian
Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp
Modus Izin ke Toilet Namun Curi Obat Nyamuk dan Susu di Alfamart Pringsewu, Pemuda Asal Tanggamus Diamuk Massa
Avatar photo

Achmad Junaedi

Achmad Junaedi adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:08 WIB

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Sabtu, 25 April 2026 - 15:51 WIB

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Berita Terbaru