Polisi Tembak Mati Pelaku Penembakan Bripka Arya Supena di Lampung, Bukan Warga Jabung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:00

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah tersangka Bahroni (23) saat dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung, Jumat 15 Mei 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Jenazah tersangka Bahroni (23) saat dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung, Jumat 15 Mei 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung – Tim gabungan Polda Lampung berhasil menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor yang terlibat dalam penembakan terhadap Bripka (Anumerta) Arya Supena hingga gugur saat bertugas.

Dua pelaku tersebut yakni Bahroni alias Roni (23) dan Hamli alias Ham (27), warga Kabupaten Pesawaran. Hamli lebih dulu ditangkap pada Senin (11/5/2026) di wilayah Jabung, Lampung Timur, sedangkan Bahroni tewas ditembak saat proses penangkapan di kawasan Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.15 WIB.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, Hamli berhasil diamankan setelah tim gabungan melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat dilakukan penangkapan, tersangka Hamli melakukan perlawanan sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki pelaku,” kata Helfi dalam konferensi pers di Gedung Siger Lounge Mapolda Lampung, Jumat 15 Mei 2026.

Setelah ditangkap, Hamli langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, pengejaran terhadap Bahroni berlangsung dramatis setelah tim gabungan Jatanras, Unit Resmob, Intel Brimob, Tekab 308 Polres Lampung Timur, Polres Pesawaran hingga Polsek Padang Cermin mendapatkan informasi keberadaan tersangka yang bersembunyi di rumah kerabatnya di kawasan Teluk Hantu.

Menurut Helfi, saat hendak ditangkap Bahroni melakukan perlawanan aktif menggunakan senjata api rakitan mirip revolver lengkap dengan 14 butir peluru kaliber 9 mm serta sebilah senjata tajam sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur.

“Pada saat penangkapan, pelaku melakukan perlawanan aktif yang membahayakan tim gabungan menggunakan senjata api rakitan kepada petugas. Tim melakukan tindakan tegas terukur sehingga pelaku tewas di tempat,” jelasnya.

Kapolda mengungkapkan, dalam kasus tersebut, Bahroni diketahui berperan sebagai eksekutor utama pencurian kendaraan bermotor sekaligus pelaku yang menembak Bripka Arya Supena. Sedangkan Hamli berperan sebagai joki dan pengawas situasi.

Kapolda menyebut kedua pelaku merupakan spesialis curanmor lintas wilayah yang kerap beraksi di Kota Metro dan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

“Motif mereka bukan untuk kebutuhan ekonomi, tetapi hasil kejahatan digunakan membeli narkoba karena keduanya pengguna narkotika,” ungkapnya.

Diketahui, peristiwa penembakan terjadi saat Bahroni beraksi mencuri sepeda motor di kawasan toko roti Yussy Akmal, Bandar Lampung. Aksinya dipergoki Bripka Arya Supena hingga terjadi pergulatan pada Sabtu 9 Mei 2026.

Dalam perkelahian tersebut, Bahroni berhasil merebut senjata api milik korban lalu menembakkannya ke arah kepala Bripka Arya Supena hingga gugur di lokasi kejadian.

Usai kejadian, kedua pelaku melarikan diri dan sempat mengubur barang bukti di wilayah Sidodadi, Kabupaten Pesawaran.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa Gunung Mekar, Jabung, Lampung Timur Edi Prayitno menegaskan bahwa, meski ditangkap di Jabung, namun seorang pria (Hamli) bukan warga Desa Gunung Mekar maupun warga Kecamatan Jabung seperti yang ramai disebutkan di media sosial.

“Banyak yang menghubungi saya menanyakan siapa yang ditangkap. Saya pastikan bukan warga sini atau Kecamatan Jabung. Informasinya warga Pesawaran, tapi lebih jelasnya silakan tanya langsung ke polisi,” kata Edi Prayitno, Selasa (12/5/2026), lalu. (*)

Berita Terkait

Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus
Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya
Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama
Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Berita ini 281 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:25

Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:12

Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54

Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:46

Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama

Berita Terbaru