Viral, Pengelola Gym di Tanggamus Diduga Cekik dan Tampar Gadis di Talang Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:01

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto korban saat memberikan penjelasan dan saat pria berbaju merah melakukan penganiaan serta korban ketika melapor di Polsek Talang Padang, Jumat 14 Agustus 2026 | Dok. Tangkapan Layar Video.

Kolase foto korban saat memberikan penjelasan dan saat pria berbaju merah melakukan penganiaan serta korban ketika melapor di Polsek Talang Padang, Jumat 14 Agustus 2026 | Dok. Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com | Tanggamus, Lampung – Sebuah video pengakuan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan di sebuah tempat olahraga atau baby gym di Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Lampung, viral di media sosial.

Setelah kejadian tersebut, korban diketahui telah menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi di Polsek Talang Padang, Polres Tanggamus, pada 14 Agustus 2026. Berdasarkan dokumen yang terlihat dalam unggahan korban, laporan tersebut tercatat dengan nomor TBL/B/105/VIII/2026/SPKT/Polsek Talang Padang/Polres Tanggamus/Polda Lampung.

Berdasarkan keterangan dan rekaman dalam video tersebut, peristiwa disebut terjadi di wilayah Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Dalam video juga disebutkan bahwa pria yang diduga melakukan penganiayaan merupakan AM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman, pria yang mengenakan kaos merah terlihat mendatangi perekam atau korban dan meluapkan amarahnya. Berdasarkan keterangan yang muncul dalam video, korban diduga mendapat tindakan fisik berupa dicekik dengan kedua tangan, ditampar, serta dicakar. Pria tersebut juga terlihat mendekati korban secara agresif hingga terjadi kontak fisik dan korban berteriak meminta pertolongan.

Korban sempat mempertanyakan alasan dirinya diperlakukan demikian dengan mengatakan, “Salah saya apa?” Namun, menurut keterangan dalam video, pria tersebut tetap melakukan tindakan fisik sebelum warga sekitar berusaha melerai dan menenangkan situasi. Motif pasti maupun penyebab hingga terjadi dugaan penganiayaan tersebut belum diketahui secara resmi.

Dalam video kedua, perempuan yang mengaku sebagai korban dalam video tersebut menyebut dirinya bernama Putri. Ia kemudian menceritakan bahwa persoalan bermula ketika dirinya datang ke baby gym sekitar pukul 19.30 WIB.

Setelah selesai berolahraga, Putri mengaku meninggalkan lokasi sekitar pukul 20.30 WIB. Ia tidak langsung pulang ke rumah, melainkan pergi membeli sejumlah keperluan rumah tangga.

Saat berada di luar lokasi, Putri mengaku mendapat pesan dari temannya yang memberitahukan bahwa pria bernama Agus tersebut sedang marah kepadanya. Menurut informasi yang diterimanya, pria itu bahkan disebut mengancam akan membanting Putri apabila bertemu dengannya.

Putri mengaku kemudian menyadari bahwa dirinya lupa membayar biaya penggunaan gym sebesar Rp10 ribu. Karena merasa memiliki kewajiban untuk membayar, ia memutuskan kembali ke lokasi.

“Saya bilang, Pak, tadi maaf ya lupa bawa bayar ini,” ujar Putri dalam video pengakuannya.

Menurut Putri, saat itu dirinya masih berada di atas sepeda motor ketika pria tersebut menghampirinya dan mempertanyakan kedatangannya. Situasi kemudian disebut memanas hingga terjadi dugaan tindakan fisik sebagaimana terlihat dalam video.

Putri mengaku dirinya dicekik, ditampar, serta bagian mulutnya sempat dicengkeram dan dicakar hingga menimbulkan luka kemerahan. Ia juga mengaku menangis, syok dan mengalami trauma setelah kejadian tersebut.

“Saya di situ nangis, saya syok dan sempat trauma,” ungkapnya.

Putri mengatakan dirinya merasa persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan dengan komunikasi. Ia mengaku bersedia meminta maaf apabila terdapat sikap atau perkataannya yang dianggap kurang sopan.

“Pak, salah saya apa? Kalau memang Putri kurang sopan menurut bapak, kan bapak bisa ngomong baik-baik sama saya,” kata Putri.

Dalam video tersebut, Putri juga mengaku terdapat sejumlah orang yang berada di lokasi dan mengetahui kejadian tersebut. Warga sekitar kemudian disebut berusaha melerai dan menenangkan situasi.

Putri turut mengaku telah mengumpulkan sejumlah bukti terkait kejadian tersebut, termasuk foto dan video. Ia menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

“Saya akan bawa ini ke jalur hukum. Masih banyak bukti-bukti bakal saya lampirkan, bukti foto, video dan lain sebagainya,” ujarnya.

Video pengakuan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu beragam respons dari warganet. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik karena dugaan tindakan fisik yang disampaikan korban disebut bermula dari persoalan pembayaran biaya gym.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai dugaan penganiayaan tersebut masih bersumber dari pengakuan perempuan yang mengaku sebagai korban serta rekaman video yang beredar di media sosial.

Belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pria yang disebut dalam video maupun kepolisian mengenai dugaan penganiayaan tersebut. Identitas dan status hukum pria inisial AM terssbut juga belum dapat dipastikan secara independen oleh Prioritastv.com.

Prioritastv.com masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak yang disebut sebagai terduga pelaku dan aparat penegak hukum untuk memperoleh keterangan secara berimbang mengenai peristiwa yang tengah viral tersebut. (*)

Berita Terkait

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam
Berita ini 789 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:28

Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara

Berita Terbaru