Mayat Dicor di Semarang, Psikis Pelaku Sehat Belum Diperlukan Tes Kejiwaan

- Jurnalis

Sabtu, 13 Mei 2023 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Jateng – Penyidik dari Kepolisian Polrestabes Semarang, Jawa Tengah hingga kini belum melakukan tes kejiwaan terhadap Muhammad Husein (28 tahun), pelaku mutilasi Irwan Hutagalung (53) yang merupakan atasannya.

Kanit Resmob Polrestabes Semarang, Iptu Dionisius Yudi Christiano mengatakan bahwa hingga kini pihaknya masih melihat perkembangan, apakah memang dibutuhkan untuk dilakukan tes kejiwaan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, Iptu Yudi menyebut jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim psikologi Polda Jateng dan pihak rumah sakit, jika memang nantinya diperlukan tes tersebut.

“Sampai sekarang tes kejiwaan belum dilakukan. Kita lihat perkembangan, apakah tes tersebut butuh atau tidak. Namun kita sudah koordinasi dengan psikologi Polda dan rumah sakit, kalau nanti memang dibutuhkan tes kejiwaan,” ungkap Iptu Yudi usai menggelar pra-rekonstruksi pada Jumat (12/5/2023) sore.

Sejauh ini, menurut Iptu Yudi, tersangka masih konsisten dalam memberikan keterangannya. “Dia (tersangka) konsisten, keterangannya tidak berubah dari awal. Mulai dari interogasi, pembuatan BAP (berita acara pemeriksaan) hingga hari ini dilakukan pra-rekonstruksi, semua sama,” jelasnya.

Iptu Yudi menjelaskan bahwa biasanya tes kejiwaan itu dilakukan untuk melihat kondisi pelaku yang mengalami depresi dan tidak nyambung jika diajak berkomunikasi, sehingga diperlukan dilakukan tes kejiwaan.

“Biasanya tes kejiwaan itu untuk melihat kondisi tersangka, yang biasanya mengalami depresi dan kita ajak komunikasi itu tidak nyambung. Tapi kalau tersangka ini itu sehat dan konsisten keterangannya,” jelasnya.

Seperti diketahui, Husen merupakan pelaku tunggal mutilasi bos depot air isi ulang, Iwan Hutagalung di Jalan Mulawarman Raya, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Ia memutilasi korban, setelah sebelumnya bosnya itu dibunuh dengan menggunakan linggis. Tragisnya, pelaku memutilasi korban ketika sekarat dan kemudian mengecor jasadnya. (Saibumi)

Berita Terkait

Curi Mobil Milik Teman, Pria di Bandar Lampung Ditembak
Remaja Terduga Pelaku Pembunuhan Guru PPPK di OKU Selatan Menyerahkan Diri, Akui Tusuk Korban Saat Kepergok Mencuri
Usai Gelombang Demonstrasi, Pemerintah Hentikan Sementara MBG untuk Evaluasi Total
BKSDA Pasang Kandang Jebak Beruang di Wonosobo Tanggamus, Warga Diminta Tetap Waspada
Forum GRAK Gruduk Disdik Tanggamus, Kadisdik Viktor Libradi Tegaskan Tidak Akan Toleransi Penyalahgunaan Dana BOS
Bupati Pringsewu Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi NasDem Soroti Belanja Modal dan SILPA
Kecelakaan Meninggal di Tanggamus, Pemuda Pengendara R15 Ternyata Warga Pringsewu
Kepercayaan yang Disalahgunakan, Pria Lampung Tengah Bawa Kabur Motor Honda Beat ke Lampung Timur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:09 WIB

Curi Mobil Milik Teman, Pria di Bandar Lampung Ditembak

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:54 WIB

Remaja Terduga Pelaku Pembunuhan Guru PPPK di OKU Selatan Menyerahkan Diri, Akui Tusuk Korban Saat Kepergok Mencuri

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:20 WIB

Usai Gelombang Demonstrasi, Pemerintah Hentikan Sementara MBG untuk Evaluasi Total

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:58 WIB

BKSDA Pasang Kandang Jebak Beruang di Wonosobo Tanggamus, Warga Diminta Tetap Waspada

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Forum GRAK Gruduk Disdik Tanggamus, Kadisdik Viktor Libradi Tegaskan Tidak Akan Toleransi Penyalahgunaan Dana BOS

Berita Terbaru

Tersangka MRP (25) saat ikut mengepalkan tangan setelah mendapatkan perawatan medis usai terkena tembakan di RS Bhayangkara, Minggu 14 Juni 2026 | Dok. Polda Lampung.

Bandar Lampung

Curi Mobil Milik Teman, Pria di Bandar Lampung Ditembak

Rabu, 17 Jun 2026 - 22:09 WIB