Ini Pernyataan Mentan dan Mendag Terkait Penanaman Kedelai di Kecamatan Bulok Tanggamus

- Jurnalis

Jumat, 2 Juni 2023 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Foto : Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat Kedua Menteri Tersebut Memberikan Keterangan Pers Usai Penanaman Kedelai di Umbul Solo, Banjarmasin, Bulok, Tanggamus, Lampung, Jumat 2 Juni 2023. (Herdi/Media Prioritas).

Kolase Foto : Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat Kedua Menteri Tersebut Memberikan Keterangan Pers Usai Penanaman Kedelai di Umbul Solo, Banjarmasin, Bulok, Tanggamus, Lampung, Jumat 2 Juni 2023. (Herdi/Media Prioritas).

https://youtu.be/beqNAHMtjT8

Prioritastv.com, Tanggamus – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo menyebut bahwa kedelai merupakan bahan pokok tahu, tempe hingga kecap yang selama ini dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, pihaknya bersama Mendag secara bertahap menggairahkan kembali penanaman kedelai sehingga masyarakat tidak terus menerus ketergantungan kedelai impor yang memang harganya lebih murah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita menyikapi masalah kedelai, kedelai ini makanan Indonesia, kita semua butuh, kita makan tahu tempe bahkan kecap, dan selama ini kita sangat tergantung karena perintah IMF dulu, impor semua dari luar negeri khususnya dari Amerika,” kata Syahrul Yasin usai penanaman kedelai di lahan pertanian Umbul Solo, Pekon Banjarmasin, Bulok, Tanggamus, Lampung, Jumat 2 Juni 2023.

Sambungnya, hal itu juga bagian dari tekad Gubernur Lampung secara bertahap bersama Mendag untuk menggairahkan kembali masalah kedelai.

Baca Juga :  Tanggapi Kecelakaan di Way Lalaan, Pengelola Wisata Tanggamus Bertiket Dianjurkan Sediakan Asuransi Pengunjung

“Kami mendorong para petani untuk mengembangkan komoditas kedelai dalam negeri dan meningkatkan produksi sehingga kebutuhan kedelai dalam negeri bisa terpenuhi dan mengurangi impor,” ujarnya.

Menteri Pertanian juga mendorong agar petani mengembangkan komoditas kedelai yang terintegrasi dari hulu sampai hilir untuk dapat meningkatkan nilai tambah usaha tani.

“Rakyat lebih senang tanam jagung kalau tanam jagung per hektar kurang lebih 5 sampai ton per hektar. Kita lebih memilih jagung seperti itulah alasannya. Kami sudah sepakat dengan mendag mendorong dengan ketua komisi 4, gubernur di Lampung harus menjadi sebagian dari sienergitas,” tandasnya.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat serta seluruh stakeholder lainnya, khususnya dalam pengembangan dan peningkatan produksi kedelai mengingat rajinya masyarakat dalam bertani.

Baca Juga :  Polisi Amankan Suami Terduga Pelaku KDRT Istrinya di Kota Agung Tanggamus

“Rakyat kita ini rajin rajin, coba lihat tuh kerjanya rajin semua jadi nanam,  dua saaja kuncinya satu bibitnya bagus sehingga akhirnya banyak kedua rakyat yang suruh mikir kalau sudah panen dibeli harganya bagus dan untung sudah pasti jalan,” kata Zulkifli Hasan.

Selain itu, Mendag juga mendorong agar pemerintah menunjukkan keberpihakan pada rakyat degan harga yang sesuai, khususnya para petani guna mewujudkan swasembada pangan.

“Bagus panen dibeli paling murah Rp15 ribu baru bisa jalan kalau cuma Rp10 ribu, petaninya rugi. Sebab kalau rugi mana ada orang mau tanam, makanya kita sama-sama kerja sama sehingga nanti bibitnya bagus, harganya juga bagus,” tegasnya. (Herdi)

Berita Terkait

Identitas Mayat di Irigasi Sawah Terungkap, Ibnu Wafid Alfarobi Remaja Pulau Panggung Tanggamus
Diduga Kelebihan Muatan, Angkutan Pedesaan Masuk Sungai saat Melintas di Jembatan Gantung Pugung Tanggamus
Penindakan Operasi Keselamatan 2026 Polres Tanggamus Capai 950 hingga Hari ke Delapan, Ini Dominasinya
Gorong-Gorong Ambles, Truk Fuso Bermuatan Pasir Terjebak di Jalur Nasional Pringsewu
Identitas Korban Teridentifikasi, Saksi Ungkap Detik-Detik Penemuan Pria Tewas di Kostan Kedaton Bandar Lampung
Sejak Istri Berstatus PPPK Tanggamus, Rumah Tangga Jueni dan Meli di Ambang Perceraian Setelah Sembilan Tahun Menikah
Ketua Granat Juga Pembina FWK Kabupaten Tanggamus, Agus Ciek: Pers Berperan Penting Jaga Demokrasi
Jelang Puasa dan Imlek, Satgas Pangan Tipidter Polres Tanggamus Turun ke Pasar Kota Agung Bersama Bapanas
Berita ini 2 kali dibaca
admin
admin

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:28 WIB

Identitas Mayat di Irigasi Sawah Terungkap, Ibnu Wafid Alfarobi Remaja Pulau Panggung Tanggamus

Senin, 9 Februari 2026 - 23:31 WIB

Diduga Kelebihan Muatan, Angkutan Pedesaan Masuk Sungai saat Melintas di Jembatan Gantung Pugung Tanggamus

Senin, 9 Februari 2026 - 22:56 WIB

Penindakan Operasi Keselamatan 2026 Polres Tanggamus Capai 950 hingga Hari ke Delapan, Ini Dominasinya

Senin, 9 Februari 2026 - 22:37 WIB

Gorong-Gorong Ambles, Truk Fuso Bermuatan Pasir Terjebak di Jalur Nasional Pringsewu

Senin, 9 Februari 2026 - 22:10 WIB

Identitas Korban Teridentifikasi, Saksi Ungkap Detik-Detik Penemuan Pria Tewas di Kostan Kedaton Bandar Lampung

Berita Terbaru