Diduga Lecehkan Belasan Muridnya, Oknum Guru Ngaji di Pugung Tanggamus Dipolisikan

- Jurnalis

Selasa, 4 Juli 2023 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Didampingi P2TP2A dan FWK-KT, Empat Anak saat Melaporkan Dugaan Pelecehan Oleh Oknum Guru Ngaji ke Polres Tanggamus,

Didampingi P2TP2A dan FWK-KT, Empat Anak saat Melaporkan Dugaan Pelecehan Oleh Oknum Guru Ngaji ke Polres Tanggamus,

Prioritastv.com, Tanggamus – Pasca bergulirnya sejumlah informasi dugaan pelecehan oleh oknum guru ngaji di Pekon Sukamulya Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, sejumlah korban akhirnya memilih melapor ke Polres Tanggamus, Selasa 4 Juli 2023.

Terpantau di Polres Tanggamus, beberapa anak didampingi keluarganya datang ke Polres Tanggamus mengadukan permasalahan tersebut hingga terbitnya laporan polisi sesuai Surat Tanda Terima Laporan Kepolisian Nomor : LP/GAR/B/215/VII/2023/SPKT/POLRES TANGGAMUS/POLDA LAMPUNG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pendampingan orang tua, UPTD P2TP2A juga tampak bersama organisasi Forum Wartawan Kompeten Kabupaten Tanggamus baik pada saat koordinasi kepada penyidik, laporan maupun permintaan visum ke RSUD Batin Mangunang Kota Agung.

Dilansir surat tanda laporan, bertindak sebagai pelapor adalah Jamian (44), dirinya merupakan keluarga salah satu korban pelecehan oleh oknum guru ngaji berinisial RM, sebab ia tidak terima keluarganya diperlakukan tidak senonoh.

Dalam keterangannya Jamian mengaku bahwa dirinya melaporkan RM atas dugaan pelecehan bahkan bukan hanya keponakannya sebab ada 3 anak lain yang diduga turut menjadi korban.

“Hari ini kami melaporkan dugaan pelecehan yang dilakukan RM kepada keponakan kami, termasuk 3 anak teman keponakan saya,” kata Jamian.

Jamian berharap banyak kepada Polres Tanggamus agar dapat melakukan penyelidikan maupun penyidikan laporan tersebut hingga RM dapat dimeja hijaukan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga :  Bukan Dibacok, IRT di Kota Agung Tanggamus Alami Luka Tusuk di Dada dan Luka Gores di Tangan dalam Dugaan KDRT

“Harapannya, laporan kami dapat diproses oleh pihak kepolisian sehingga para korban ini mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Pendamping UPTD P2TP2A Tanggamus, Eniyati mengatakan pihaknya mendampingi anak-anak korban pelecehan membuat laporan polisi di Polres Tanggamus, dilanjutkan ke Rumah Sakit Batin Mangunang untuk melakukan visum.

“Untuk hasil visum, kami tidak tahu karena hasilnya itu nanti yang ambil dari pihak Polres Tanggamus,” kata Erniyati.

Erni menjelaskan, bahwa UPTD P2TP2A Kabupaten Tanggamus memilikk tugas melindungi anak, apalagi dengan anak yang menjadi korban kasus pidana.

“Sejauh ini kami sudah melakukan kunjungan ke rumah korban dipimpin kepala UPTD P2TP2A,” jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa pihaknya juga memberi arahan kepada orang tua korban, untuk supaya tetap tegar menghadapi kasus tersebut.

“Kemudian juga memberi semangat kepada anak anak supaya anak-anak yang sekolah jangan putus di tengah jalan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris FWK-KT, Edi Hidayat, S.E., selaku pendamping mengatakan bahwa pihaknya merespon informasi masyarakat sehingga bersama sejumlah awak media yang tergabung pada FWK-KT terjun langsung baik dari TKP maupun laporan.

“Setelah kami melakuan pendalaman informasi bersama tim FWK Kabupaten Tanggamus sehingga diketahui memang adanya dugaan pelecehan terhadap belasan anak ngaji di Pekon Sukamulya,” kata Edi Hidayat.

Baca Juga :  IPAL RSUD KH Muhammad Thohir Pesisir Barat Disorot, Dirut Beri Klarifikasi Bantah Mangkrak

Edi, mengaku sangat berterima kasih kepada Polres Tanggamus yang begitu peduli dan mendukung pelaporan para korban sehingga dapat menjadi efek jera bagi para pelaku kejahatan anak.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Polres Tanggamus yang telah menerima laporan dan harapannya dapat segera melakukan penyelidikan sehingga kasus tersebut dapat menjadi terang,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, belasan anak diduga menjadi korban pelecehan oleh oknum guru ngaji inisial RM, terduga pelaku melanggengkan aksinya selama bertahun-tahun dengan belasan anak menjadi korban.

Perhatian atas perkara tersebut juga telah ditunjukan oleh P2TP2A Tanggamus yang telah mendatakan dan mengunjungi korban dugaan pelecehan tersebut, bahkan Pemerhati Anak dan Ketua Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti telah angkat bicara meminta Aparat Penegak Hukum (APH) agar melakukan penyelidikan.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah merespon informasi pelecehan belasan anak oleh oknum guru ngaji di Pekon Sukamulya Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung.

Kasus itu juga telah di respon Bagian Analis Pelayanan Komisi Perlindungan Anak (KPAI) di Jakarta yang telah meminta kontak, dengan menghubungi awak media yang tergabung dalam Forum Wartawan Kompeten Kabupaten Tanggamus (FWK-KT) guna memberikan informasi lengkap kejadian tersebut. (Herdi)

Berita Terkait

Diduga Kelebihan Muatan, Angkutan Pedesaan Masuk Sungai saat Melintas di Jembatan Gantung Pugung Tanggamus
Penindakan Operasi Keselamatan 2026 Polres Tanggamus Capai 950 hingga Hari ke Delapan, Ini Dominasinya
Gorong-Gorong Ambles, Truk Fuso Bermuatan Pasir Terjebak di Jalur Nasional Pringsewu
Identitas Korban Teridentifikasi, Saksi Ungkap Detik-Detik Penemuan Pria Tewas di Kostan Kedaton Bandar Lampung
Sejak Istri Berstatus PPPK Tanggamus, Rumah Tangga Jueni dan Meli di Ambang Perceraian Setelah Sembilan Tahun Menikah
Ketua Granat Juga Pembina FWK Kabupaten Tanggamus, Agus Ciek: Pers Berperan Penting Jaga Demokrasi
Jelang Puasa dan Imlek, Satgas Pangan Tipidter Polres Tanggamus Turun ke Pasar Kota Agung Bersama Bapanas
Breaking News: Warga Temukan Jenazah Diduga Remaja Hilang di Pulau Panggung Tanggamus
Berita ini 1 kali dibaca
admin
admin

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:31 WIB

Diduga Kelebihan Muatan, Angkutan Pedesaan Masuk Sungai saat Melintas di Jembatan Gantung Pugung Tanggamus

Senin, 9 Februari 2026 - 22:56 WIB

Penindakan Operasi Keselamatan 2026 Polres Tanggamus Capai 950 hingga Hari ke Delapan, Ini Dominasinya

Senin, 9 Februari 2026 - 22:37 WIB

Gorong-Gorong Ambles, Truk Fuso Bermuatan Pasir Terjebak di Jalur Nasional Pringsewu

Senin, 9 Februari 2026 - 22:10 WIB

Identitas Korban Teridentifikasi, Saksi Ungkap Detik-Detik Penemuan Pria Tewas di Kostan Kedaton Bandar Lampung

Senin, 9 Februari 2026 - 21:31 WIB

Sejak Istri Berstatus PPPK Tanggamus, Rumah Tangga Jueni dan Meli di Ambang Perceraian Setelah Sembilan Tahun Menikah

Berita Terbaru