Polisi Pastikan Tiga Korban Digigit Anjing Liar di Dua Pekon Tanggamus Lampung dan Satu Anjing Dibunuh Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 Agustus 2023 - 00:55

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat Melakukan Kunjungan ke Rumah Korban Gigitan Anjing Liar pada Kamis 24 Agustus 2023 dan Inser Foto Satu Anjing Liar yang Telah Dibunuh Warga. (Sis/Media Prioritas).

Polisi saat Melakukan Kunjungan ke Rumah Korban Gigitan Anjing Liar pada Kamis 24 Agustus 2023 dan Inser Foto Satu Anjing Liar yang Telah Dibunuh Warga. (Sis/Media Prioritas).

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Pihak kepolisian bergerak cepat menelusuri informasi adanya korban serangan anjing liar di wilayah Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, Lampung dengan mengunjungi tiga keluarga di wilayah hukumnya.

Menurut Plt. Kapolsek Semaka, Iptu Lusiyanto, S.H bahwa, pihaknya mendapatkan informasi masyarakat pada Rabu 23 Agustus 2023 sekitar pukul 19.00 WIB bahwa ada korban serangan anjing liar.

“Berdasarkan informasi adanya korban diserang atau digigit anjing liar, kami telah mendatangi pekon srikaton dan pekon padawaras, Kamis 24 Agustus 2023,” kata Iptu Lusiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Media Prioritas, Jumat 25 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iptu Lusiyanto menjelaskan, berdasarkan hasil kunjungan dan wawancara keluarga korban diketaui adanya serangan hewan liar anjing dialami oleh Zerina Aqilla Nadhifah (1,5) warga Pekon Srikaton yang mengalami luka cakar di wajah bagian hidung, kening kiri dan ditangani Puskesmas Sudimoro. Korban telah di suntik vaksin dan akan di beri serum anti rabies.

Korban selanjutnya dari Pekon Pardawaras bernama Alpi Febrian (2,5) yang mengalami luka bagian telinga kanan dan kepala kanan telah ditangani Puskesmas Sukaraja, juga telah disuntik vaksin dan akan di beri serum anti rabies.

Korban ketiga bernama Rafli (9) juga warga Pekon Pardawaras mengalami 3 luka gigitan pada lengan kiri dan penanganan dilakukan di Puskesmas Sukaraja, korban telah diberi vaksin dan akan diberi serum anti rabies.

“Berdasarkan pendataan kami, ada tiga anak yang menjadi korban gigitan anjing liar tersebut dan mereka telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Sukaraja,” jelasnya.

Sambungnya, berdasarkan informasi warga bahwa perkembangan situasi terkini bahwa warga berhasil membunuh 1 ekor anjing yang menyerang korban, namun masih tetap waspada karena 1 ekor anjing masih belum berhasil dibunuh.

“Atas keberadaan anjing tersebut, kami masih terus mencari informasi ciri-ciri anjing liar, dengan harapan anjing tersebut dapat dilumpuhkan,” ujarnya.

Kesempatan itu juga, Iptu Lusiyanto mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi adanya gigitan anjing liar sehingga kedepannya dapat diantisipasi oleh masyarakat lainnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Iptu Lusiyanto mengimbau warga agar berhati-hati terhadap hewan liar kususnya anjing liar yang menyerang manusia dan tetunya memperhatikan anak-anaknya saat sedang bermain.

“Mudah-mudahan dengan upaya pencegahan sedini mungkin, tidak ada lagi korban gigitan anjing liar khususnya di wilayah semaka maupun wilayah lainnya,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, beredar informasi sejumlah anak mengalami serangan dan gigitan hewan anjing liar di beberapa pekon di Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus beberapa hari terkahir.

Informasi itu viral di group platform perpesanan whatsapp sehingga membuat miris sebab anak-anak tersebut masih dalam kategori balita harus menderita lantaran hewan yang kadang akrab dengan manusia.

Amatan pada foto yang diterima Media Prioritas, tampak wajah seorang balita perempuan mengalami dua luka mengangangan di bagian wajah dan satu luka bagian hidungnya.

Pada foto kedua, tampak bocah laki-laki yang sedang dipegang oleh seorang pria terluka pada bagian kepala belakang dan telinga kanan yang diinformasikan juga lantaran digigit anjing liar.

Tak hanya balita, bahkan dalam narasi dalam foto disebutkan bahwa ada anak kelas 3 SD menjadi korban serupa dan belum diketahui jenis anjing, namun disebutkan bahwa anjing berpostur besar.

Pada foto lainnya, terlihat ada seekor anjing bertubuh besar berwarna orange yang diduga dalam keadaan mati, yang disebutkan telah mati lantaran dibunuh warga disana. (Sis)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru