Prioritastv.com, Jakarta – Pihak berwenang Taiwan telah menangkap 15 WNI imbas perkelahian antara dua perguruan silat Indonesia di Changhua yang terjadi di depan stasiun kereta api Changhua pada Sabtu, 2 September 2023 lalu.
Hal itu disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemlu RI, Judha Nugraha, bahwa perkelahian melibatkan 30 WNI dan menyebabkan satu WNI meninggal dunia serta satu orang lainnya terluka.
Pemulangan jenazah WNI itu akan oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) juga berkoordinasi dengan otoritas Changhua untuk pendampingan hukum terhadap 15 WNI yang ditahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“KDEI juga akan memfasilitasi komunikasi antar kelompok WN agar kasus serupa tidak terulang,” ujar Judha melalui pernyataan kepada wartawan pada Selasa, 5 September 2023.
Judha menyebut, Kepolisian Changhua Taiwan telah menetapkan 15 WNI tersebut sebagai pelaku. Berkas perkara juga telah disampaikan kepada Kejaksaan DIstrik Changhua.
“Untuk satu WNI yang terluka akibat tawuran itu telah dinyatakan sembuh pada Senin, 4 September 2023,” ujarnya.
Untuk diketahui, dua kelompok pencak silat Indonesia itu bentrok di depan stasiun kereta api Changhua pada Sabtu (2/9) lalu. Kepolisian Daerah Changhua melaporkan bahwa seorang pria Indonesia berusia 32 tahun ditusuk dari belakang dan kemudian meninggal.
Dilansir Liberty Times, selain 1 tewas, seorang pria berusia 21 tahun ditikam sebanyak empat kali, namun masih dalam pengawasan rumah sakit.
Lima belas tersangka telah dipindahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik Changhua untuk diselidiki atas tuduhan pembunuhan, penyerangan, dan berpartisipasi dalam perkelahian yang mematikan.
Berdasarkan temuan awal polisi, terdapat perbedaan pendapat mengenai pelatihan pencak silat. Kedua kelompok mengatur pertemuan untuk membahas perbedaan mereka, namun situasi memanas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Korban meninggal dunia adalah satu dari kembar. (DK)








