Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Sejenak aksi unjuk rasa Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di depan pintu masuk PT Tirta Investama di Pekon Teba, Kota Agung, Tanggamus terhenti lantaran terjadi sedikit gesekan.
Pasalnya, seorang pengurus Bumdes Pekon Teba, yang diketahui bernama Zamroni dilarang masuk barisan aksi unjuk rasa, mengingat aksi itu memang ditujukan kepada Bumdes setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Detik-detik, teriakan anggota TKBM peserta aksi berhasil terekam kamera, mereka meminta pria tersebut meninggalkan lokasi, tidak menjadi provokator aksi dan tampak pihak kepolisian segera mengevakuasi.
Perwakilan massa Agus Riadi dan rekan-rekannya, terlihat kecewa dan meminta Zamroni untuk keluar dari aksi unjuk rasa massa.
“Kamu tidak ada urusan, kami disini yang punya urusan. Jangan jadi provokator, kami aksi damai,” ucap Agus meminta Zamroni keluar area.
Amatan di lokasi, 2 perwakilan tampak diterima oleh pihak perusahaan dan Humas PT Tirta Investama, mereka didampingi pihak kepolisian juga TNI yang melakukan pengamanan aksi unjuk rasa.
Namun saat keluar, perwakilan itu merasa kecewa, sebab hasil pertemuan deadlock dan belum menghasilkan kesimpulan yang berpihak kepada aksi pengunjuk rasa.
Agus Riadi, perwakilan TKBM menyebut tuntutan utama mereka hanya memperpanjang kontrak TKBM, kemudian tidak ada intervensi dari pihak pihak manapun termasuk Bumdes.
“Permintaan kami tidak lebih itu, jadi kami juga tidak mau di intervensi dari pihak pihak bumdes atau mengatasnamakan pihak bumdes ataupun dari pihak manapun,” tegas Agus.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga yang diketahui merupakan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) PT Tirta Investama di Pekon Teba, Kota Agung, Tanggamus, menggelar unjuk rasa di pintu masuk PT Tirta Investama pada Kamis, 23 November 2023. (Sungatno)








