Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Dalam perkembangan terbaru, pemilik kos-kosan yang tengah menjadi perbincangan di media sosial lantaran diduga menyediakan tempat LGBT, telah ditemui oleh pihak berwenang, termasuk RT, Lurah, dan tokoh pemuda setempat.
Dalam pertemuan tersebut, pemilik kos-kosan menyangkal memiliki keterlibatan dengan akun media sosial Joko Widodo Susilo yang memperkenalkan dirinya sebagai pemilik kos-kosan, bahkan diduga akun facebook Joko Susilo Widodo merupakan akun palsu.
“Pemilik kos-kosan membantah menyediakan tempat prostisusi, dia juga tidak mengenali foto yang dipublikasikan di profil media sosial dan tidak merasa terlibat dalam pernyataan yang beredar,” kata Lurah Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Syukron kepada Media Prioritas Network, Senin 11 Desember 2023, malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Syukron menjelaskan, pertemuan diadakan di rumah RT yang bersangkutan, dihadiri oleh pihak kelurahan, dan tokoh pemuda setempat. Meskipun pemilik kos-kosan menegaskan tidak memiliki keterlibatan dengan akun media sosial tersebut, namun belum ada kejelasan terkait identitas di balik akun tersebut.
“Saat ini kami masih mencari kejelasan terkait pemilik sebenarnya dari akun media sosial yang memperkenalkan diri sebagai pemilik kos-kosan ini. Pemilik kos-kosan juga tidak mengenal orang yang diidentifikasi sebagai pemilik akun tersebut,” bebernya.
Ditambahkannya, berdasarkan penelusuran pada media sosial facebook, akun bernama Joko Susilo Widodo bahkan telah hilang atau tidak dapat ditemukan.
Terpisah Camat Pringsewu, Moudy Ary Nazolla juga mengklarifikasi bahwa berdasarkan penelusuran bahwa pemilik kost tidak pernah memposting informasi tersebut melalui media sosial.
“Sudah saya konfirmasi dengan jajaran pamong di bawah, informasi pemilik kost tidak pernah posting berita dimaksud, kost juga steril dr perbuatan asusila.
Insya Allah tidak ada fasilitas seperti yang tertera di medsos,” kata Moudy.
Moudy, mengindikasi akun medsos yang menyebarkan informasi kost tarif per jam yang bisa menampung LGBT diduga adalah fake account.
“Indikasinya akun tersebut penyebar berita hoax,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Informasi mencengangkan terungkap di Kabupaten Pringsewu, Lampung, dengan dugaan adanya tempat praktik prostitusi di salah satu kos yang diungkapkan dapat disewa komunitas LGBT.
Mirisnya diduga pengelola tempat tersebut, melalui akun Joko Susilo Widodo di grup Kontrakan Pringsewu, secara terang-terangan memperbolehkan penyewa LGBT, untuk berpacaran, selingkuh, dengan menyediakan tarif sewa harian dengan variasi harga.
Pengelola kos tak segan mempromosikan layanannya melalui media sosial, hingga menjadi sorotan yang disebutnya berlokasinya yang dekat dengan SMK YPT Pringsewu turut menjadi sorotan.
“Bebas buat pacar, selingkuh, homo dan lesbi,” tulis keterangan gambar yang diunggah akun Joko Susilo Widodo di group Kontrakan Pringsewu, seperti dilihat Media Prioritas Network, Senin 11 Desember 2023.
Berdasarkan penelusuran pada nomor WhatsApp yang tercantum, diduga sang pengelola memang cukup ramah bahkan dia menyebut tidak perlu membawa KTP untuk masuk ke kost tersebut.
“Disini paling aman, dibandingkan tempat lain,” kata dia melalui chat instan. (Davit)








