Tragis, 13 Orang Tewas Dalam Kebakaran di Smelter Nikel Kawasan PT IMIP Morowali

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Desember 2023 - 18:34

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pekerja PT ITSS saat menyelamatkan diri usai ledakan yang terjadi Minggu 24 Desember 2023. Foto : Tangkapan Layar/Media Prioritas Network.

Para pekerja PT ITSS saat menyelamatkan diri usai ledakan yang terjadi Minggu 24 Desember 2023. Foto : Tangkapan Layar/Media Prioritas Network.

Prioritastv.com, Sulteng – Sembilan pekerja Indonesia dan empat pekerja asal China dilaporkan tewas dalam kebakaran tungku smelter nikel PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) kawasan PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu 24 Desember 2023.

Kepala Divisi Media Relations PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Dedy Kurniawan, menyampaikan bahwa 46 korban luka, sebagian besar akibat “terkena uap panas.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“46 korban luka umumnya disebabkan karena terkena uap panas. Sebanyak 29 korban luka dirujuk ke RSUD Morowali, 12 orang sedang dilakukan observasi oleh Klinik IMIP, dan lima orang rawat jalan,” kata Dedy.

Dedy menyebut, manajemen PT IMIP telah menanggung seluruh biaya perawatan dan perawatan korban pascakecelakaan, serta santunan bagi keluarga korban.

“Kami juga telah menyerahkan satu jenazah korban kepada keluarga korban,” tambah Dedy.

Insiden disebabkan ledakan tungku di salah satu pengolahan nikel milik ITSS di Morowali, Sulawesi Tengah. Pabrik PT ITSS, termasuk lokasi tungku smelter Nomor 41, mengalami kerusakan.

Humas Polres Morowali melaporkan investigasi sedang berlangsung, dengan kepolisian dan dinas tenaga kerja terlibat. Kepala Advokasi WALHI Sulteng, Aulia Hakim, menyebut kecelakaan ini sebagai pelanggaran keselamatan kerja.

Partai Buruh mendesak pembentukan Tim Pencari Fakta oleh Kementerian Tenaga Kerja dan pengusutan terhadap pengusaha yang abai terhadap K3 pekerja. Selain itu, mereka menuntut santunan bagi keluarga korban dan revisi UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Tengah sedang melakukan investigasi bersama tim dari Kementerian Tenaga Kerja. PT IMIP, sebagai pengelola kawasan industri, telah dihubungi untuk menangani korban dan hak-hak mereka.

Diketahui, PT IMIP, kawasan industri nikel, beroperasi sejak 2015 dan menjadi proyek strategis nasional pada 2019. Perusahaan berencana mengembangkan luas areal menjadi 6.000 hektar, dengan 72.000 tenaga kerja per Juni 2023. (Red)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru