Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kondisi korban kecelakaan xenia berplat B 1107 FKA terjun ke jurang di Pekon Sirna Galih Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus membaik dan diizinkan meninggalkan klinik Bidan Nurul di pekon setempat.
Informasi itu diupdate oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) Bidan Nurul, yang memberikan informasi terkini dan menyebutkan tiga orang yang dirawat di kliniknya paska kecelakaan yang terjadi kemarin, Selasa 26 Desember 2023.
“Untuk korban, sudah dijemput keluarganya, sebab kondisinya telah membaik,” kata Kamis 28 Desember 2023, kata Nurul kepada Media Prioritas Network.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nurul menyebutkan, kepulangan korban yang berada di Puskesmas Lampung Barat juga termasuk dalam gelombang pemulangan para korban.
“Termasuk yang di Lampung Barat sudah pulang semua,” tandasnya.
Informasi kepulangan para korban ke rumah saudaranya di Pekon Sukaraja, Semaka itu juga dikatakan, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Tanggamus, Aipda Kuswanto paska dirinya mendatangi TKP kejadian dan tempat korban dirawat.
Dijelaskan Kuswanto, saat kecelakaan, kendaraan Daihatsu Xenia B 1107 FKA dikemudikan Agus Wibowo (35) warga Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung yang mengalami luka robek di bagian hidung.
Penumpang kendaraan diketahui bernama Tuginah (38) Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung mengalami patah tulang betis kaki kiri. Penumpang anak bernama Aniyah (3) mengalami lebam di wajah.
“Untuk 4 penumpang lain tidak mengalami luka. Saat ini pengemudi dan semua penumpang sudah dibawa keluarga ke Pekon Sukaraja, Semaka, Tanggamus,” jelasnya.
Kuswanto mengungkapkan, kronologis kejadian pada Selasa, 26 Desember 2023 sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Umum Pekon Sirna Galih Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus, bermula minibus dari arah Bangka menuju Pekon Sukaraja, Tangggamus.
Sesampainya di TKP situasi jalan menurun tajam dan menikung ke kiri di duga pengemudi tidak memahami situasi jalan dan diduga kondisi rem tidak berfungsi dengan baik sehingga saat menikung pengemudi tdk dapat mengendalikan kendaraanya.
“Kemudian kendaraan masuk ke jurang dengan melompati tanam tumbuh yang ada di kebun hingga akhirnya masuk ke sungai mati sejauh 50 meter,” ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk kendaraan hingga saat ini masih berada di dalam jurang dan belum dilakukan evakuasi, karena masih mencari alat untuk menariknya dari bawah tebing tersebut.
Terpisah, Kepala Pekon (Kakon) Sukaraja, Sulistiyono membenarkan bahwa ada 4 korban yang telah sampai yang memang tujuan mereka ke rumah keluarga di Sukaraja.
“Yang pulang ke Sukaraja, namamya Agus bersama istri serta dua anaknya,” kata Sulistiyono.
Sulistiyono menjelaskan, Agus sebelumnya merupakan warga setempat dan pindah ke Bangka Belitung, sebelum kejadian berniat datang ke Semaka untuk ziarah makam. Pengemudi mengikuti googlemap diarahkan melalui jalan Ulu Belu.
“Dari bangka ikutin googlemap, mereka baru kali itu jalan sana. Menurut Agus selain ke Semaka. 3 orang lainnya bertujuan ke Pringsewu,” tandasnya. (Mustar Arifin)








