Kecelakan Tragis, Pemuda Pasuruan Tabrak Excavator di Depan Makam Anom Ploso Krembung Sidoarjo

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Januari 2024 - 02:07

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto korban usai menabrak excavator dan saat warga mengevakuasinya, Senin 1 Januari 2024. Foto : Dok. Facebook Kun Faa Yakun.

Kolase foto korban usai menabrak excavator dan saat warga mengevakuasinya, Senin 1 Januari 2024. Foto : Dok. Facebook Kun Faa Yakun.

Prioritastv.com, Jawa Timur – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di depan Makam Desa Anom Ploso, Krembung, Sidoarjo saat seorang pemuda melaju cepat dari arah Porong-Krembung (timur). Keadaan memprihatinkan terjadi karena lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi padam, sementara sebuah bego parkir terlalu dekat dengan jalan, Senin 1 Desember 2024, pukul 23.25 WIB.

Korban, yang belum teridentifikasi identitasnya itu diduga tidak menyadari keberadaan bego parkir akibat kegelapan. Pemuda itu menabrak bego dan korban terjepit di kolongnya bersama motornya. Evakuasi korban sedikit sulit dilakukan karena posisi tubuhnya yang terjepit di kolong bego.

Informasi itu diunggah akun Facebook Kun Faa Yakun di group Informasi Seputar Krembung, dan menyebutkan seorang pengendara yang merupakan teman kerja korban turut hadir di lokasi kejadian. Dan ia mengenali korban, namun dirinya tidak menanyakan lebih jauh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kun Faa Yakun mengungkapkan sebagai warga Tempat Kejadian Perkara (TKP), mereka memindahkan bego ke lokasi baru dengan jarak 10 meter. Dari arah barat (Krembung-Porong).

“tidak ada tanda sebelumnya, tetapi warga telah memasang tanda untuk antisipasi mobil dari arah barat,” kata Kun.

Netizen lain menanggapi dan menyampaikan kekhawatiran pada kegelapan malam, mencatat bahwa tanpa pemindahan bego, dapat menimbulkan risiko kecelakaan.

Akun Dwi Ardi, menekankan tanggung jawab pihak terkait dan kebutuhan pertanggungjawaban terkait betonisasi. Kelalaian ini bisa berakibat fatal, dan harapannya agar keluarga korban diberikan kesabaran.

Mereka meminta perhatian pada penggunaan wilayah sebagai tempat parkir bego, menekankan penggunaan tanda pengaman yang sesuai dengan SOP untuk mencegah kecelakaan serupa.

Hingga saat ini, terus dihimpun informasi pihak kepolisian, Netizen Kun Faa Yakun menagaskan bahwa saat dievakuasi, korban dalam kondisi masih bergerak, namun lainnya menyebutkan korban meninggal sebab mengalami luka berat (Dekki)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru