Kasus Dugaan Perkosaan Oleh Ketua DPRD Solok Menjadi Atensi Kapolda Sumatera Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 00:17

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumbar  Irjen Pol Suharyono Didampingi Kabid Humas Kombes Dwi Sulistyawan saat memberikan keterangan pers, Foto : Dok. Humas Polda Sumbar.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono Didampingi Kabid Humas Kombes Dwi Sulistyawan saat memberikan keterangan pers, Foto : Dok. Humas Polda Sumbar.

Prioritastv.com, Sumbar – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyon  memastikan bahwa dua kasus yang berkembang saat ini di Kabupaten Solok menjadi atensi untuk di tindaklanjuti.

Kasus yang menjadi atensi tersebut, yakni kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum Ketua DPRD Kab. Solok, dan kasus pengrusakan di ruang sidang kantor DPRD Kab. Solok.

“Kasus yang diduga melibatkan Ketua DPRD (Kab. Solok) ditangani di Polres Solok, dan yang dilaporkan kasus pengrusakan kantor DPRD Kab. Solok saat ini tengah di proses di Polda Sumbar. Kedua kasus tersebut sama-sama menjadi atensi bapak Kapolda,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, dalam keterangan tertulis yang diterima Media Prioritastv.com, Minggu, 14 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dwi Sulistyawan menerangkan, walaupun untuk kasus dugaan pemerkosaan diproses di Polres Solok, Kapolda memerintahkan Kapolres Solok untuk secara intensif selalu melaporkan perkembangan penanganan kasusnya kepadanya.

“Dalam hal ini (pemerkosaan), terkait kasus tersebut akan diproses. Dimana saat ini tengah dilakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dan barang bukti. Jika terbukti pidana, akan dilakukan penyidikan,” terangnya.

Lanjut Kabid Humas, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar juga menindaklanjuti laporan pengrusakan di kantor DPRD Kab. Solok, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/9/I/2024/SPKT/Polda Sumatera Barat tanggal 10 Januari 2024.

“Polda Sumbar telah melakukan langkah-langkah mengambil keterangan keterangan dan mengumpulkan barang bukti. Dan saat ini masih dalam proses,” ujarnya.

Dirinya menegaskan, terkait dua kasus yang menjadi atensi Kapolda Sumbar tersebut akan diinformasikan perkembangannya kepada para pelapor melalui mekanisme yang ada yaitu melalui SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan).

Diketahui, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra, membantah tuduhan memerkosa remaja 18 tahun dan Dodi bakal melaporkan balik.

 

Ia menyebut laporan sengaja diarahkan pada pada dirinya. Karena sebelumnya ada runutan cerita, yang bermula ayah pelapor mendatangi dirinya untuk meminta anaknya bisa bekerja tempat saya.

 

Karena dirinya mengenal pelapor, maka ia terima. Namun sebelum itu saya tidak mengetahui si pelapor sudah dinikahi warga karena digerebek warga sebelumnya.

 

Menurut Dodi, laporan tersebut juga dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk mencegat dirinya kembali naik menjadi anggota DPRD Kabupaten Solok sehingga dia sangat menyakini laporan terhadap dirinya ke Polres Solok sangat sarat dengan kriminalisasi.

 

“Laporan ini sangat merugikan saya. Dan sangat mengarah pada suara pemilih dan partai saya. Selain itu, lembaga saya juga terseret-seret dari laporan ini. Jadi saya beranggapan ini sengaja diarahkan pada saya,” kata Dodi.

 

Dia juga membantah melakukan apa yang dituduhkan kepadanya. Dodi menyebutkan semua pengakuan si pelapor terhadapnya sangat ganjil.

 

“Saya dituduh melakukan pemerkosaan pukul 09.00 WIB pagi pada tanggal 26 Desember 2023. Namun dia di hari itu pukul 07.00 WIB minta izin pergi melayat ke rumah temannya yang meninggal. Pulangnya pukul 11.00 WIB. Kan aneh laporan pemerkosaan yang diarahkan pada saya,” jelasnya.

 

Terkait laporan yang dilayangkan kepadanya, Dodi mengaku akan melaporkan si pelapor ke Polda Sumbar. Dia mengaku akan membawa tiga laporan langsung ke Polda Sumbar. Ditanya terkait tiga laporan dia maksud, Dodi tidak mendetailkan.

Pada hari lainnya, video keributan dalam ruang rapat gedung DPRD Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), beredar di grup WhatsApp. Informasinya, keributan terjadi jelang agenda sidang hak interpelasi anggota dewan terhadap Bupati Solok Epyardi Asda.

Dari video yang beredar, tampak seorang laki-laki mengamuk. Lantas, dia pun menantang siapa saja orang yang mencoba menghadangnya.

Sejumlah aset Sekretariat DPRD di ruang rapat pun tampak dirusak. Gelas hingga pot bunga dipecah. Belum jelas maksud laki-laki itu mengamuk. Dari video yang beredar, terdengar dia mencari anggota dewan.

“Mana anggota DPRD ini, mana dia? Berikan saya asalan yang pasti untuk masyarakat saya. Mana?,” katanya.

Seorang anggota DPRD Kabupaten Solok, Dendi, membenarkan keributan itu terjadi jelang rapat beragendakan pembahasan hak interpelasi dimulai.

“Anggota DPRD sedang tidak ada di ruang. Agenda belum mulai, anggota dewan belum datang. Kemudian datang satu orang ini ngamuk-ngamuk,” kata Dendi, Selasa (9/1/2024).(Red)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru