Kerusakan Tanggul di Sinar Bangun BNS Diajukan ke Provinsi, Ini Penjelasan BPBD Tanggamus

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Januari 2024 - 00:24

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pekon Sinar Bangun, Bandar Negeri Semuong (BNS) Kabupaten Tanggamus saat memasang bronjong darurat menggunakan anyaman bambu dan karung berisi pasir, Jumat 12 Januari 2024. Foto : Edi Hidayat/Media Prioritastv.com.

Warga Pekon Sinar Bangun, Bandar Negeri Semuong (BNS) Kabupaten Tanggamus saat memasang bronjong darurat menggunakan anyaman bambu dan karung berisi pasir, Jumat 12 Januari 2024. Foto : Edi Hidayat/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus dampak erosi akibat kerusakan tanggul penahan tebing di bibir sungai Way Semaka, Tanggamus, sebut telah mengajukan proposal permintaan bantuan ke Pemerintah Provinsi Lampung.

Bantuan ini menindaklanjuti informasi erosi dan pendangkalan di sungai Way Semaka dengan pembuatan tanggul dan pengerukan dengan biaya cukup besar dan sungai Way Semaka merupakan ranah Provinsi Lampung.

“Pendangkalan dan erosi yang terjadi di Way Semaka tepatnya di Sinar Bangun, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, kami telah mengajukan proposal ke provinsi agar segera dibronjong,” kata Kabid Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, Hendarman Wahid, Senin, 15 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, saat ini curah hujan di Kabupaten Tanggamus pada Januari hingga Februari 2024 masih terbilang normal, pihaknya telah melaksanakan rapat tim reaksi cepat (TRC) dan menyiagakan personel dan memantau ketinggian air sungai melalui CCTV yang telah terpasang sebelumnya.

“Menghadapi bencana hidrometeorologi, kami telah melaksanakan rapat lintas sektoral dengan penguatan TRC multisektoral dalam menghadapi bencana dan telah melakukan imbauan kepada kepala pekon melalui camat,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Pekon Sinar Bangun, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, melakukan gotong royong untuk membangun tanggul darurat menghadapi potensi bahaya banjir akibat luapan sungai setempat, Jumat 12 Januari 2024.

Bangunan darurat itu dilakukan lantaran kesal menunggu pemerintah kabupaten yang tak kunjung bergerak, padahal harusnya perhatian penting setelah kondisi sungai tersebut mengalami pendangkalan dan erosi, sebab dampak kritis pada kondisi tanggul yang memerlukan tindakan segera.

Pendangkalan dan erosi yang terjadi di Way Semaka menciptakan kekhawatiran di kalangan warga, terutama saat hujan deras. Jebolnya tanggul di salah satu rumah milik warga bernama Juned menimbulkan ketakutan akan potensi banjir di Pekon Sinar Bangun.

Situasi khawatir tidak hanya terbatas pada pemukiman warga, tetapi juga mengancam hektaran sawah yang berada di sekitar bantaran Way Semaka.

Kepala Pekon Sinar Bangun, Alimuddin, mengajak warga untuk bergotong royong dalam pembuatan tanggul darurat. Tujuannya adalah menghindari masuknya air sungai ke pemukiman warga dan melindungi rumah-rumah mereka.

Alimuddin berharap pemerintah daerah, provinsi, dan pusat segera mengambil tindakan untuk penanganan sungai Way Semaka.

Juned, pemilik rumah yang mengalami kerusakan akibat jebolnya tanggul, telah mengungsi ke rumah keluarganya sebagai langkah antisipatif.

Erosi tersebut terjadi paska ujan deras disertai banjir yang mengguyur wilayah Tanggamus juga merusak sebagian jalan lingkungan di Pekon Sinar Bangun Kecamatan Bandar Negeri Semoung, Jumat 1 Desember 2023.

Kerusakan akibat banjir tersebut diantaranya menghanyutkan bronjong sehingga air meluap dan masuk ke pemukiman warga yang berada di pinggiran sungai.

Selain itu, jalan salah satu jalan penghubung ke arah pemakaman yang juga merupakan jalan pertanian juga tergerus sehingga membutuhkan perhatian segera.

Banjir juga kembali terjadi pada Rabu, tanggal 10 Januari 2024, mengakibatkan bertambahnya gerusan tanah penahan disisi sungai yang berada di bibir pemukiman. (Edi Hidayat)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru