Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) cabang Banyumas Kabupaten Pringsewu kembali mengalami kebocoran, Kamis, 25 Januari 2024.
Kebocoran pipa terjadi dilokasi berbeda. Sebelumnya kebocoran terjadi di Pekon Sukamulya kecamatan Banyumas pada 22 Januari 2024. Oleh petugas, kebocoran itu baru ditangani setelah 5 hari.
Kali ini terdapat 4 titik kebocoran di 3 lokasi yang berbeda. Yaitu masih di Pekon Sukamulya kecamatan Banyumas di Masjid Dusun 01 Pekon Setempat, juga terdapat 3 titik pipa berlainan yang bocor di Dusun tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dilokasi masjid terdapat 2 titik pipa yang bocor. Kemudian tidak jauh dari tempat itu, juga terdapat 2 titik yang bocor.
Selain itu, kembali terdapat juga satu titik pipa bocor berlokasi dipinggiran jalan utama Banyumas di Pekon Sukamulya. Kebocoran ini menyebabkan air terbuang percuma, juga mengganggu aktivitas warga yang berjualan disekitar pipa yang bocor.
Bobroknya pipa saluran air menjadi sorotan warga. Warga berpendapat pihak PDAM begitu lamban menangani kebocoran pipa.
“Biasanya seminggu baru perbaikan pipa yang bocor, “ungkap Wahono warga setempat.
Wahono menyebut, kebocoran diakibatkan pipa yang sudah tidak layak pakai. Sebab kata Wahono, kebanyakan dari semua pipa sudah mengalami keropos berkarat dimakan usia, sehingga diperlukannya penggantian pipa yang baru.
“Kebocoran pipa semacam ini terus-menerus terjadi dengan berbeda-beda tempat. Untuk itu semestinya pihak PDAM harus bertanggungjawab untuk segera mengganti pipa yang baru, “tutup Wahono.
Sebelumnya prioritastv.com pernah mengkonfirmasi pihak PDAM pasca terjadinya kebocoran pipa di Pekon Sukamulya yang terjadi pada Senin 22 Januari 2024.
Dayat selaku kepala cabang PDAM Banyumas dirinya menerangkan bahwa kebocoran terjadi akibat pipa yang termakan usia dan belum diganti.
Untuk solusinya, kata Dayat, perlu diganti pipa yang lama dengan yang baru. Pipa diganti diyakini bisa adalah solusi kerawanan bocor.
Menurut Dayat, untuk perbaikan kebocoran pipa sudah disampaikan ke pusat. Dalam waktu dekat kata dia, akan segera dilakukannya perbaikan.
“Itu kan besi apa ya mungkin karena udah penuaan mungkin kalau untuk perbaikannya sih kita udah sampaikan ke pusat. Mudah-mudahan secepatnya dilakukan perbaikan,” tutup Dayat. (Davit)








