Prioritastv.com, Bandar Lampung – Polisi telah mengkonfirmasi identitas mayat remaja lelaki di proyek pembangunan embung, Kelurahan Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung yang saat ditemukan memakai seragam sekolah pada Senin (19/2/2024) sore.
Mayat remaja tersebut bernama Rio, warga Beringin Raya, yang diketahui telah hilang 3 hari sebelumnya, dengan penyebab tewasnya karena tenggelam saat bermain di lokasi tersebut.
Hal itu dikuatkan dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, juga saksi di lokasi memang pernah melihat sekumpulan anak bermain di lokasi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Eva, selaku pihak keluarga almarhum Rio, jenazah almarhum langsung dimakamkan ke tempat pemakaman umum setempat dan pihak keluarga sudah mengikhlaskan atas kepergian almarhum Rio.
“Jenazah tidak dibawa ke rumah, jadi dari rumah sakit langsung dimakamkan, karena kondisi yang sudah tidak memungkinkan jika dibawa pulang,” kata Eva, Rabu, 21 Februari 2024.
Terkait apa penyebabnya Almarhum Rio meninggal dunia, pihak keluarga sudah mendapatkan informasi bahwa tidak ditemukan luka-luka, namun diduga kuat Rio meninggal karena tenggelam.
“Polisi yang mengotopsi jenazah katanya karena tenggelam, dan tidak ada luka akibat kekerasan,” kata Eva.
Pihak keluarga memohon maaf jika ada kesalahan yang dilakukan oleh almarhum Rio selama ini, dan memohon doa agar almarhum Rio mendapat tempat terbaik disisi-Nya.
“Mohon doanya agar almarhum Husnul khatimah yaa, Aamiin,” tandasnya.
Kapolsek Kemiling, Iptu Agus Heriyanto mengungkapkan almarhum Rio ini bukan pelajar SMAN 7 Bandar Lampung, hanya saja dia menggunakan saja sabuk SMAN 7 dan informasinya almarhum Rio ini, sudah tidak bersekolah.
Pada tubuh korban tidak ditemukan, tanda kekerasan tidak kami temukan saat dilakukan visum di RS Bhayangkara Polda Lampung.
“Kami lakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas dirinya. Korban bernama Rio warga Beringin Raya untuk statusnya putus sekolah,” ujarnya.
Agus menambahkan, dari hasil keterangan keluarga bahwa dirinya sempat tidak kembali ke rumahnya sekitar 3 hari. Penyebab tewasnya karena tenggelam saat bermain di lokasi tersebut. (Erwin)








