Jeritan Warga Suoh dan Bandar Negeri Suoh Lampung Barat, Tagar #savesuoh Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Februari 2024 - 14:40

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Harimau Sumatera/Panthera Tigris di Lampung Barat. Dok. Istimewa.

Ilustrasi Harimau Sumatera/Panthera Tigris di Lampung Barat. Dok. Istimewa.

Prioritastv.com, Lampung Barat – Duka menyelimuti dua kecamatan di Lampung Barat, yakni Suoh dan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat setelah dua nyawa menjadi korban dari serangan harimau dalam kurun waktu 15 hari terakhir.

Warga setempat menghadapi situasi genting, di mana kehidupan mereka terancam oleh kehadiran binatang buas tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Netizen Ade Maysaroh menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi Suoh dan BNS Lampung Barat. Dulu, kawasan ini dikenal sebagai tempat yang asri, nyaman, aman, dan sejuk. Namun, kini musibah menghantui mereka, dengan dua korban jiwa dalam waktu singkat.

Kondisi ini semakin memperkeruh kegelisahan masyarakat, terutama para petani yang menggantungkan hidupnya pada hutan dan gunung sebagai ladang rezeki.

Mereka bingung harus mencari nafkah dari mana lagi, sementara hutan yang seharusnya menjadi tempat mereka mencari rezeki kini menjadi tempat bersembunyi bagi binatang buas.

Netizen Bela Multitama menggambarkan keadaan yang memilukan di pagi itu, di mana cuaca mendung seakan menyertakan duka warga Suoh dan BNS. Masyarakat diimbau untuk waspada, namun ironisnya, waspada di sini berarti menghadapi pilihan sulit antara keberanian pergi ke kebun dan ketakutan akan serangan binatang buas.

Dewinta Azani dan Kholis Kremanja menyoroti tanggapan pemerintah setempat yang dianggap belum memadai dalam menangani masalah ini.

Masyarakat membutuhkan solusi konkret dan tindakan yang lebih serius untuk menjaga keselamatan mereka serta mencari jalan keluar dari situasi yang mengancam kehidupan mereka.

Peni Napisah, menyuarakan ketakutannya akan nasib keluarga petani jika situasi ini terus berlanjut. Mereka terjebak dalam dilema antara takut menjadi korban serangan binatang buas atau mati kelaparan karena tak bisa bekerja di ladang mereka yang kini dipenuhi ancaman.

Jeritan hati warga Suoh dan BNS menjadi panggilan bagi pihak terkait untuk segera bertindak. Dibutuhkan solusi yang menyeluruh dan tindakan konkret untuk melindungi masyarakat serta mengembalikan kedamaian yang telah hilang dari kawasan ini.

Semoga nasib warga Suoh dan BNS segera mendapat perhatian yang layak dan solusi yang tepat untuk mengatasi ancaman yang mereka hadapi.

Diketahui, belum sebulan telah terjadi dua orang ditemukan tewas akibat diterkam harimau sumatera di Lampung Barat. Korban pertama bernama Gunarso (47), warga dusun Sumber Agung dua, Pekon (Desa) Sumber Agung kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat.

Kemudian korban selanjutnya, ditemukan dinihari tadi, bernama Sahri (28) seorang warga Dusun Peninjauan, Pekon (Desa) Bumi Hantati, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, yang juga diterkam harimau, saat pergi berkebun.

Jasad Sahri ditemukan dalam sudah keadaan meninggal dunia, sekitar 300 meter dari kebunnya dalam keadaan organ tubuh sudah tidak utuh, Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekitar pukul 02.00 WIB.

#SaveSuoh
#PrayForSuohLampungBarat
Redaksi Media Prioritastv.com

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru