Kedalaman Sumur 8 Meter, Dua Kakak Beradik Korban Meninggal di Pringsewu Dievakuasi Gunakan Tali

- Jurnalis

Jumat, 8 Maret 2024 - 22:43

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto proses evakuasi 2 korban dari dalam sumur meninggal diduga menghirup gas beracun di Pekon Jatiagung, Ambarawa, Pringsewu, Jumat 8 Maret 2024. Foto : Istimewa.

Kolase foto proses evakuasi 2 korban dari dalam sumur meninggal diduga menghirup gas beracun di Pekon Jatiagung, Ambarawa, Pringsewu, Jumat 8 Maret 2024. Foto : Istimewa.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Danton BPBD Kabupaten Pringsewu, Tabrani, memberikan keterangan resmi terkait meninggalnya Lansia kakak beradik Wariyono (60) dan Jumono (65 ), yang sedang membersihkan sumur, Jumat, tanggal 8 Maret 2024, sore.

Tabrani mengatakan, sekitar pukul 15.30 WIB, pihakanya menerima laporan dari warga terkait kecelakaan di sebuah sumur di Pekon Jatiagung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

“Lokasi kejadian berada di Pekon Jatiagung RT 06. RW.03 melibatkan dua korban diduga akibat kekurangan oksigen atau adanya gas beracun di dalam sumur,” kata Tabrani kepada Media Prioritastv.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tabrani menjelaskan, Wariyono, korban pertama kali yang masuk ke dalam sumur menggunakan tali tambang yang diikatkan pada tiang sumur. Saat kondisi Wariyono mulai lemas, adik korban Jumono yang berada di atas sumur berusaha menolongnya dengan turun ke dalam sumur dengan terlebih dahulu berteriak meminta tolong.

Teriakan Jumono, didengar oleh tetangganya Dwi dan Toro, namun saat mendatangi sumur, mereka melihat kedua korban telah pingsan sehingga bersama berupaya untuk menolong kedua korban.

Namun karena keadaan yang tidak memungkinkan dan khawatir akan gas beracun di dalam sumur, mereka menghubungi petugas BPBD Kabupaten Pringsewu untuk evakuasi.

“Sayangnya, saat kedua korban dievakuasi, mereka sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.

Tabrani menyebut, meskipun sumur tersebut merupakan sumur mati, namun ditemukan kandungan gas yang cukup berbahaya. Usaha evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan sederhana dan bantuan dari masyarakat setempat, mengingat kebutuhan oksigen yang mendesak.

“Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian dan dinas kesehatan, serta masyarakat setempat, untuk melakukan evakuasi korban. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi sumur yang dalam, yaitu kurang lebih 8 meter,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Tabrani atasnama BPBD Kabupaten Pringsewu menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas kejadian yang menimpa mereka.

“Kami turut berduka. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sekitar sumur, serta pentingnya pengetahuan mengenai bahaya gas beracun,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, tragedi menyayat hati melanda Pekon Jatiagung, Kecamatan Ambarawa, Pringsewu. Dua lansia yang tengah melakukan aktivitas sehari-hari, Jumono dan Wariyono dikabarkan meninggal dunia, terjebak dalam sumur dan diduga mengalami keracunan gas. (Davit)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru