Rumah dan Isinya Jadi Abu, Korban Kebakaran di Kota Agung Tanggamus Tersisa Baju di Badan Butuh Perhatian

- Jurnalis

Sabtu, 9 Maret 2024 - 17:36

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Rumah Jahadi yang telah menjadi abu usai terbakar tadi pagi, Sabtu 9 Maret 2024. Foto : Herdi/Media Prioritastv.com.

Kondisi Rumah Jahadi yang telah menjadi abu usai terbakar tadi pagi, Sabtu 9 Maret 2024. Foto : Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Pagi yang seharusnya penuh keberkahan berubah menjadi momen kelam bagi keluarga Jahadi di Pekon Benteng Jaya, Kota Agung, Tanggamus. Kehangusan api yang tak kenal belas kasihan telah merenggut segalanya, meninggalkan mereka hanya dengan baju yang melekat erat di badan.

Kisah tragis ini terjadi pada Sabtu, 9 Maret 2024, sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Gotong Royong, ketika Jahadi sedang menjenguk keluarganya di Pringsewu. Api mengamuk tanpa ampun, memporak-porandakan rumah papan yang selama ini menjadi tempat teduh bagi keluarga Jahadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga yang terdiri dari lima orang tersebut kini terpaksa mengungsi di rumah tetangga, sementara satu-satunya harta yang mereka miliki hanyalah baju-baju yang mereka kenakan pada saat kejadian tragis itu terjadi.

Kini mereka membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah serta masyarakat sekitar. Mereka membutuhkan makanan, tempat tinggal sementara, dan pakaian layak untuk melindungi tubuh yang telah terluka, bukan hanya oleh api, tetapi juga oleh derita dan kehilangan yang begitu besar.

Panggilan untuk bantuan dan kepedulian pun terdengar sayu dari bibir mereka yang terpukul. Mereka membutuhkan lebih dari sekadar barang-barang fisik; mereka membutuhkan harapan, cinta, dan dukungan moral untuk menghadapi masa-masa sulit ini.

Menurut keterangan dari beberapa saksi mata, kebakaran tersebut pertama kali terlihat ketika api sudah membesar, api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.

Namun, apa pun penyebabnya, kesedihan dan penderitaan yang mereka rasakan tetap sama, bahkan mungkin tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

“Listrik (korsleting) kalo gak gas (kebocoran), soalnya gasnya meledak, orangnya lagi ziarah,” kata warga setempat kepada Media Prioritastv.com. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru