Meski Ramadhan, Satgas Penanganan Konflik Harimau di Lampung Barat Terus Bekerja dan Siaga

- Jurnalis

Minggu, 10 Maret 2024 - 19:59

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Harimau Sumatera/Panthera Tigris di Lampung Barat. Dok. Istimewa.

Ilustrasi Harimau Sumatera/Panthera Tigris di Lampung Barat. Dok. Istimewa.

Prioritastv.com, Lampung Barat – Meskipun suasana Ramadan telah menyelimuti, tim Satgas penanganan konflik antara harimau dan manusia di sekitar Suoh dan Bandarnegeri Suoh tetap berada di garis depan. Langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan serangan harimau.

Koordinator Penanganan Konflik Harimau, Kapten Inf. Suroto, menegaskan komitmen tim Satgas dalam menjalankan tugasnya, evakuasi harimau di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meskipun saat ini telah memasuki Ramadan, kami selaku tim Satgas akan tetap melaksanakan tugas penanganan evakuasi harimau yang telah memangsa manusia sekitar Suoh dan Bandarnegeri Suoh,” kata Suroto, Minggu, 10 Maret 2024.

Walaupun pencarian untuk menangkap harimau pemangsa manusia belum membuahkan hasil, Satgas tetap menetapkan target minimal, yaitu menjaga agar harimau tersebut tidak mendekati kawasan pemukiman.

“Tugas Satgas ini adalah berupaya melindungi masyarakat. Meskipun harimau belum tertangkap, minimal jangan sampai mendekati kawasan pemukiman,” ujarnya

Ia menyebut, saat ini, Satgas telah memasang 4 perangkap di beberapa lokasi strategis, terutama di daerah yang rawan tinggi keberadaan harimau, seperti Talang Busro Pekon Bumi Hantatai. Pemindahan perangkap-perangkap ini dilakukan agar harimau tidak keluar dari wilayah yang rawan dan kembali ke titik serangan pertama di Pekon Sumberagung.

Selain memasang perangkap, Satgas juga terus melakukan pemantauan dan pencarian jejak harimau. Masyarakat pun diimbau untuk tidak pergi ke kebun terutama yang berada di hutan kawasan yang rawan serangan harimau. Jika harus pergi, mereka diharapkan tidak melakukannya sendirian.

“Kami Satgas ini hanya mengimbau saja supaya untuk sementara tidak pergi ke kebun dulu, atau jika memang tetap mau pergi ke kebun, tidak boleh sendirian guna menghindari serangan harimau,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Satgas berharap dapat menjaga keamanan masyarakat sekitar dan meminimalisir risiko serangan harimau selama Ramadan dan seterusnya. (Kamto Winendra)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru