Terluka Serius, Korban Serangan Harimau Suoh Dirujuk ke RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat

- Jurnalis

Senin, 11 Maret 2024 - 22:30

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kepala korban Samanan saat penanganan medis di RSUD Alimuddin Umar, Senin 11 Maret 2024, malam. Foto : Kamto Winendra/Media Prioritastv.com.

Kondisi kepala korban Samanan saat penanganan medis di RSUD Alimuddin Umar, Senin 11 Maret 2024, malam. Foto : Kamto Winendra/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung Barat – Insiden cukup serius, Samanan (42), korban serangan harimau di Suoh, kini menghadapi perawatan medis yang lebih serius dan dirujuk ke RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat, Senin 11 Maret 2024, malam.

Pasalnya, Samanan mengalami luka robek di bagian kepala Samanan, sekitar 30 cm dari jidat depan hingga ke belakang, yang disebabkan oleh cakaran kuku harimau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama RSUD Alimuddin Umar, Iman Hendarman, mengkonfirmasi bahwa Samanan telah dirujuk ke rumah sakit mereka untuk mendapatkan perawatan yang lebih mendalam.

Ini merupakan langkah berikutnya dalam upaya penyembuhan setelah Samanan pertama kali ditangani oleh Puskesmas Sinarmulyo di Kecamatan Suoh.

“Luka cakaran harimau tersebut sangat serius, sehingga kami memutuskan untuk merujuknya ke RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif,” ujar Iman.

Perawatan intensif di RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat diharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan Samanan dan mengurangi risiko komplikasi yang mungkin timbul akibat luka serius yang dialaminya.

Insiden serangan harimau ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, sebelumnya 2 korban tewas ditempat dicabik-cabik Harimau.

Diketahui, serangan harimau terhadap dua warga kali dalam kurun waktu 15 hari, peristiwa pertama terjadi pada Kamis (8/2/2024) dengan korban bernama Gunarso. Dia ditemukan tewas oleh warga usai dinyatakan hilang saat berkebun.

Kemudian, peristiwa kedua terjadi pada Rabu (19/2/2024) yang menimpa korban Sahri. Dia ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada Kamis (22/2/2024) malam. (Kamto Winendra)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru