Termasuk Pakar Telepati, Tim Rescue Harimau Taman Safari Tiba di Lampung Barat dan Imbau Warga Sterilkan Lokasi

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:49

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Rescue Harimau Taman Safari Indonesia saat Memaparkan Tindak Lanjut Penanganan Hewan Buas di Polres Lambar,  Rabu 13 Maret 2024. Foto : Humas Polres Lampung Barat.

Tim Rescue Harimau Taman Safari Indonesia saat Memaparkan Tindak Lanjut Penanganan Hewan Buas di Polres Lambar, Rabu 13 Maret 2024. Foto : Humas Polres Lampung Barat.

Prioritastv.com, Lampung Barat – Paska serangan keempat terhadap petani Suoh, Pemerintah akhirnya menerjunkan 4 orang yang merupakan Tim Rescue Harimau dari Taman Safari Indonesia (TSI) ke Lampung Barat, Rabu 13 Maret 2024..

Mereka masing masing mempunyai keahlian khusus dalam menangani binatang buas seperti Harimau, diantaranya sniper/penembak obat bius, pakar telepati harimau, ahli peta serta
dokter hewan.

Tim itu juga telah memiliki jam terbang cukup tinggi dalam upaya penanganan harimau itu juga mengunjungi Polres Lampung Barat bersama dengan tim BKSDA Bengkulu-Lampung dan Balai Besar TNBBS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maksud kedatangan kami kesini ingin memperkenalkan diri bahwa kami dari Taman safari Indonesia pak, kami pernah menangani beberapa konflik manusia dengan harimau,” kata salah satu tim tersebut.

Ia menyebut, salah satu dari mereka pernah menangani konflik harimau dengan manusia di talang 5 dan kebun tebu sumber jaya.

“Namun saya lupa tahunnya, Alhamdulillah dulu dapat tertangkap. Dan semoga kali ini tim kami juga dapat secepatnya menangkap harimau di Suoh,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam melakukan upaya penangkapan harimau tersebut pihaknya mengaku telah menyiapkan trik khusus salah satunya dengan membuat box trap (kandang jebak) secara alami yang terbuat dari papan atau dibuat senatural mungkin.

Pasalnya, dengan metode kandang jebak menggunakan besi kurang efektif sebab naluri harimau tidak mau memasuki kandang yang terbuat dari bahan besi atau logam.

“Selain itu mereka akan melakukan penembakan bius jika dimungkinkan tentunya dengan perhitungan yang matang,” jelasnya.

Selama tim menjalankan misi dibantu dengan tim satgas yang telah dibentuk, tim taman safari memohon kepada masyarakat untuk mensterilkan lokasi yang menjadi zona teritori dari harimau yang memakan korban di wilayah Suoh.

“Mohon doanya, semoga tim ini dapat segera menangkap harimau tersebut sehingga masyarakat dapat beraktifitas seperti sediakala,” tandasnya.

Kapolres Lampung Barat AKBP Ryky Widya Muharam, berharap kepada tim untuk bertindak cepat dan segera membuat trik jitu agar harimau dapat segera tertangkap dan tidak kembali memakan korban.

“Kami meminta upaya cepat dan akurat dalam misi penanganan ini supaya tidak timbul korban baru karena sampai saat ini sudah ada 4 korban. Dua orang meninggal dunia, satu orang selamat dan satu lagi luka serius,” kata Ryky.

Ryky menambahkan, Polres Lampung Barat akan membantu pengamanan tim dalam misi ini. “Kami akan membantu melakukan pengamanan terhadap tim,” tandasnya. (Kamto Winendra)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru