Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Sebuah cerita misterius mewarnai hari-hari sebelum peristiwa tragis yang menghanguskan beberapa lokal SMP Muhammadiyah Gisting pada Selasa, 19 Maret 2024 jelang sahur pukul 03.00 WIB.
Pak Endah, seorang tetangga yang tinggal tidak jauh dari sekolah tersebut, merasakan keanehan yang tidak biasa sehari sebelum kebakaran terjadi dan menceritakan kepada awak media Prioritastv.com yang berkunjung ke rumahnya.
“Satu hari sebelum peristiwa itu, saya merasakan sesuatu yang aneh. Sebuah kupu-kupu terus menerus hinggap di daun telinga saya dan hidung seolah-olah mencoba memberi tanda atau pesan yang penting,” ungkap Endah dengan ekspresi cemas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian itu membuatnya merasa gelisah dan bertanya-tanya tentang arti dari firasat yang dirasakannya. “Saya pun memberi pesan kepada anak-anak untuk tidak keluar rumah pada hari itu, namun sayangnya mereka tidak menggubris permintaan saya,” tambahnya dengan nada sedih.
Firasat yang menghantuinya semakin membuatnya gelisah, terutama ketika tidak ada yang bisa menjelaskan arti dari kejadian tersebut.
“Saya bertanya-tanya apa yang akan terjadi pada saya dan keluarga saya. Rasa cemas dan takut menghantuiku sepanjang hari,” ujarnya.
Namun, ironisnya, firasat itu terbukti benar ketika kebakaran melanda beberapa lokal SMP Muhammadiyah Gisting.
“Saya benar-benar terkejut dan hancur melihat api melalap bangunan-bangunan sekolah yang biasanya ramai oleh suara siswa-siswi yang riang,” tuturnya dengan nada sedih.
Kisah Pak Endah menjadi bukti bahwa kadang-kadang ada kekuatan di luar nalar manusia yang tidak dapat dijelaskan secara rasional.
Semoga kejadian serupa tidak terulang, dan semoga sekolah dan warga sekitar dapat pulih dari dampak kebakaran ini dengan cepat.
Diketahui, sejumlah gedung di SMP Muhammadiyah di Jalan Irigasi Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting dilalap si jago merah. Peristiwa tragis terjadi pada Selasa, 19 Maret 2024 saat warga hendak melaksanakan sahur. (Herdi)







