Pangdam Jaya Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa di Ledakan Gudang Amunisi

- Jurnalis

Minggu, 31 Maret 2024 - 00:10

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto ledakan dan kebakaran yang diabadikan warga serta sebuah granat tangan dihalaman rumah warga, Sabtu 30 Maret 2024, malam. Foto : Tangkapan Layar Video.

Kolase foto ledakan dan kebakaran yang diabadikan warga serta sebuah granat tangan dihalaman rumah warga, Sabtu 30 Maret 2024, malam. Foto : Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com, Jakarta – Tidak ada korban jiwa paska ledakan dan kebakaran di gudang amunisi daerah (Gudmurah) diketahui di Gudang Peluru Daerah Kodam Jaya, berlokasi di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu dipastikan Pangdam Jaya Mayjen Mohamad Hasan dan pihaknya juga sudah mengecek seluruh lokasi, di arah pemukiman warga.

“Kami tegaskan tidak ada korban jiwa,” kata Hasan dalam keterangan tertulis yang diterima Media Prioritastv.com, Sabtu 30 Maret 2024 malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasan mengungkapkan ledakan gudang amunisi itu terjadi pada pukul 18.05 WIB. Di dalam gudang berisi amunisi-amunisi yang sudah kedaluarsa.

“Amunisi sudab kadaluarsa, pengembalian dari berbagai satuan yang dilayani di seluruh wilayah Kodam Jakarta, ada 160.000 jenis dan bahan peledak,” ungkapnya.

Hasan menegaskan, anggota TNI saat ini masih belum bisa masuk ke lokasi karena masih terjadi ledakan. Namun ia memastikan bahwa sistem pengulangan di Kodam Jaya ini sudah sangat aman.

Pasalnya lokasi ledakan berada di bunker dan di atasnya ada tanggul-tanggul yang mengamankan, namun jika ledakannya ke atas bisa menyebar sampai ke beberapa tempat.

“Kami pastikan bahwa prosedur maupun sistem pengamanan di gudang ini sudah sedemikian rupa seperti ini, akan aman,” tegasnya.

Diketahui, pada video yang beredar warga menemukan serpihan granat di sekitar Cluster Visalia, Kota Wisata, Jawa Barat saat ledakan gudang peluru di perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Bekasi, serpihan tersebut kini diserahkan ke TNI Ad untuk diperiksa.

Sejumlah anggota TNI AD juga terlihat keluar masuk perumahan dengan membawa karung yang diduga serpihan dari amunisi yang terbakar.

Sebelumnya, sejumlah video viral yang memperlihatkan kepulan asap kebakaran yang disertai api yang membakar sebuah bangunan.

Disebutkan jika objek yang terbakar yakni Gudang peluru Yon Armed 7, Kota Bekasi. Sejumlah ledakan terdengar hingga ke pemukiman.

Sehingga hal itu yang menyebabkan pemadam kebakaran (Damkar) belum melakukan pemadaman. (Ubay)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru