Prioritastv.com, Lampung Barat – Seorang pria bernama Sodikin yang menjadi korban hanyut di Sungai Way Semaka, Srimulyo, Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat berhasil ditemukan tim SAR gabungan Sabtu, 6 April 2024, siang.
Menurut Kepala BPBD Lampung Barat, Padang Priyo Utomo, bahwa korban Sodikin warga Pekon Tri Mekarjaya, Kecamatan BNS, Lampung Barat, setelah tiga hari hilang berhasil ditemukan pada pukul 12.00 WIB.
“Korban Sodikin pertama kali ditemukan oleh tim BPBD dan warga di aliran sungai,” kata Padang dengan nada sedih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Padang menyebut, korban ditemukan sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian awal. Namun sayangnya, Sodikin ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Dijalaskan Padang, proses pencarian hari ini dilakukan dengan metode yang sama seperti sebelumnya, melibatkan beberapa tim gabungan terdiri dari Basarnas Provinsi dengan 7 orang, Tim BPBD sebanyak 1 regu dengan 11 personil, yang terdiri dari tim komando, personil SAR, dan personil pendukung lapangan.
“Titik pencarian hari ini juga lebih rinci, dimulai dari penyisiran sungai titik awal kejadian di Pekon Trimekar Jaya,” jelasnya.
Proses pencarian tetap menggunakan dua unit perahu karet dan satu unit perahu viber. Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan dibawa ke puskesmas Kecamatan BNS.
“Korbab diserahkan ke pihak keluarga dan proses pencarian korban dinyatakan selesai,” tegasnya.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan juga masyarakat setempat. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Diketahui, Sodikin (30) dan Didin (28) keduanya merupakan warga Dusun Srinadi, Pekon Tri Mekar Jaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat dikabarkan hanyut terbawa arus sungai Way Semangka, Srimulyo, kec. Bandar Negeri Suoh, Kamis 4 Maret 2024 pukul 17.30 WIB.
Kedua korban berniat akan memperbaiki tali rakit yang tersangkut pada posisi dipertengahan tali kawat penghubung rakit pada setiap sungai dengan menggunakan perahu. Namun sayang, perahu yang digunakan oleh kedua korban terisi air dan perahupun tenggelam.
Kedua korban berenang berusaha ketepian namun keduanya tenggelam karena derasnya arus sungai. Setelah dilakukan pencarian satu korban ditemukan dalam keadaan selamat atas nama Didin (28) sedangkan korban atas nama Sodikin (30) sampai saat ini belum ditemukan. (Kamto Winendra)







