Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kehebohan melanda wilayah Tanggamus, Lampung, saat seorang anak perempuan berusia sekitar tiga tahun ditemukan oleh sejumlah warga di Dusun 06, Pekon Banjarnegeri, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus pada Selasa, 9 April 2024.
Kabar tentang penemuan anak tersebut segera menyebar melalui platform media sosial, dengan harapan untuk mengidentifikasi dan menghubungkan anak dengan keluarganya yang mungkin sedang mencarinya dengan putus asa.
Berita baik datang ketika Aparatur Pekon Banjar Negeri Gunung Alip, Dwi Adian Putra, mengonfirmasi bahwa anak tersebut akhirnya berhasil bertemu dengan keluarganya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya sudah, itu dijemput pakdenya. Orangnya tidak jauh, tapi dia dari pulau Jawa,” ujar Dwi kepada media Prioritastv.com.
Dwi memberikan kronologi kejadian, menjelaskan bahwa anak tersebut pertama kali ditemukan oleh warga di Dusun 6. Ketika Anak itu terlihat menangis dan sendalnya putus.
Salah satu anggota BHP Perempuan menggendongnya, sementara warga lain menghubungi Kepala Dusun 5, Redi, yang kemudian membawanya ke rumah Kakon. Informasi tersebut kemudian dibagikan ke grup kepala pekon.
“Setelah sekitar satu jam, keluarga anak tersebut dari Dusun Pungkut datang ke rumah Kakon Banjar Negeri untuk menjemputnya,” kata Dwi.
Dwi menyebut bahwa kabarnya, anak tersebut sedang bermain bersama anak dari bapak yang menjemputnya. Keluarga tersebut, meskipun rumahnya tidak jauh dari tempat penemuan, namun sang anak bukan orang asli Tanggamus, melainkan berasal dari Jawa.
“Orang tua anak sedang mengunjungi rumah neneknya di Dusun Pungkut, tidak jauh dari Dusun 6 Banjar Negeri, cuma anak itu mungkin enggak tau jalan,” tandasnya.
Kisah ini menjadi contoh nyata tentang kepedulian dan kerjasama antara masyarakat dan pihak berwenang dalam situasi darurat seperti ini. Semoga kejadian ini juga menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih waspada dan menjaga keamanan anak-anak, terutama di tempat-tempat yang ramai atau berisiko. (Asrul)







