Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Pekon Sampang Turus, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, menjadi saksi dari petualangan epik para pemudik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah Tahun 2024 hari ketiga.
Para pemudik yang hanya memiliki satu jalur darat untuk pulang ke kampung halaman mereka di momen yang istimewa ini tidak disangka akan dihadapkan dengan berbagai tantangan yang menguji nyali dan kesabaran mereka.
Cuaca hujan juga telah mengubah jalanan menjadi becek dan licin, menambah kesulitan bagi para pengendara yang berusaha mencapai tujuan mereka. Namun, tantangan sebenarnya belum dimulai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika mereka mencapai daerah Pekon Sampang Turus, mereka dihadapkan pada pemandangan yang mengejutkan, jembatan utama yang menghubungkan desa ini dengan daerah sekitarnya putus tergerus derasnya air banjir.
Para pemudik terpaksa berhenti sejenak, mempertimbangkan pilihan mereka di tengah kekacauan yang terjadi. Ketika memilih untuk mencari jalur lain tak ada alternatif, selain menyebrangi sungai yang masih deras.
Tetapi, di tengah cobaan ini, keajaiban solidaritas manusia muncul. Warga setempat dengan sukarela membantu para pemudik yang terjebak, mengotong sepeda motor menyebrang sungai ke ujungan jalan jembatan.
“Petualangan mudik tahun 2024, luar biasa, jalan becek, jembatan putus, banjir,, sangat mengesankan,” tulis netizen Nanank Sang Hie Jie di platform media sosial Facebook, Jumat 12 April 2024.
Dalam keterangannya, Nanang menjelaskan bahwa jembatan tersebut jebol usai hujan deras yang terjadi sejak tadi malam hingga subuh.
“Ujan semaleman jam 11 malem sampe subuh sehingga jembatan pertama memasuki pekon sampang turus,” kata dia melalui chat instan.
Nanang berharap kepada pemerintah, dapat segera membangun jembatan permanen termasuk pembangunan jalan baik diaspal ataupun di cor beton.
“Kasian anak disini yang akan berangkat sekolah, dan para guru yang mau ngajar, jadi terhambat. Dan juga para petani kesusahan untuk membawa hasil buminya, gara-gara jalan yang rusak dan jembatan putus,” harapnya.
Terpisah, Kakon Sampang Turus, Wonosobo, Tanggamus, Marwahi membenarkan jembatan tersebut putus. “Yang pertama putus, jembatan sampang gernuk,” kata Marwahi saat dikonfirmasi. (Hardi Suprapto)







