Pro Kontra Netizen Tanggamus Paska 11 Tewas Kecelakaan Bus Study Tour di Subang, Setuju Manakah Anda ?

- Jurnalis

Senin, 13 Mei 2024 - 09:05

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Trans Putera Fajar yang  Membawa Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depo Kecelakaan di Subang, Jawa Barat, Sebabkan 11 Orang Tewas, Sabtu 11 Mei 2024. Foto : Tangkapan Layar Video.

Bus Trans Putera Fajar yang Membawa Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depo Kecelakaan di Subang, Jawa Barat, Sebabkan 11 Orang Tewas, Sabtu 11 Mei 2024. Foto : Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Paska kecelakaan tragis yang melibatkan Bus Trans Putera Fajar yang sedang membawa rombongan study tour pelajar SMK Lingga Kencana Depo di Subang, Jawa Barat, dan menyebabkan 11 orang tewas, pada Sabtu 11 Mei 2024, pro kontra netizen Tanggamus juga muncul.

Polemik terkait keamanan dan relevansi kegiatan ini mencuat di kalangan netizen Tanggamus. Meskipun banyak yang mendukung penghentian kegiatan ini, masih ada pula yang mempertahankan pentingnya pengalaman belajar di luar kelas.

Netizen kontra menilai, kecelakaan yang menimpa bus study tour di Subang telah mengguncang banyak pihak, terutama orang tua siswa. Banyak di antara mereka yang menyuarakan kekhawatiran akan keselamatan anak-anak mereka selama melakukan perjalanan study tour.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah akun anonim dengan nama yang tak disebutkan mengajukan pertanyaan kepada netizen Tanggamus, di group Portal Tanggamus pemicu pro kontra tersebut.

“Menurut kalian gimana gaes. Setuju engak, kalo aku pribadi sih iyes, stop study tour, Enggak penting dan membebankan orang tua juga. Semoga semua sekolahan se Tanggamus enggak perlu adakan study tour kemanapun,” tulisnya.

Respon atas postingan anonim tersebut pun bermacam-macam. Beberapa netizen menyatakan setuju dengan penghentian study tour, merasa bahwa kegiatan ini tidak lagi relevan dan hanya membebani orang tua serta berpotensi membahayakan siswa.

“Setujuuuuuu, dengan ada kejadian di berita, orang tua jadi was-was. Lebih baik buat perpisahan di skolah saja tidak usah Jalan2,” tulis salah satu netizen.

Netizen Devika Indri Yani, mengaku setuju, dia beralasan ada banyak korban atas kecelakaan bus study tour.

“Setuju udah banyak korban, tapi baru kali ini yang viral banget, semoga dengan viralnya kejadian ini bisa langsung di hapus study tour,” tulisnya pada kolom komentar.

Namun, di sisi lain, ada juga yang menyoroti manfaat positif dari study tour. Mereka berpendapat bahwa pengalaman belajar di luar kelas dapat memberikan wawasan yang luas dan pengalaman berharga bagi siswa.

“Ya enggak setuju sih, saya pernah sma, saya pernah ngalamin study tour bareng juga, momenya yang lebih mahal daripada ongkos study tournya kok, kalo orang tua pinter anak dari masuk sekolah di suruh ikut nabung jadi pas study tour anak dan ortu enggak bingung, lebih tepatnya masalah study tour gimana ortu pinter persiapkan jauh-jauh hari aja sih,” kata Netizen Akbar Setiawan.

Netizen, lain Dedi Suryadi mengatakan tidak setuju sebab menurutnya yang ingin jalan-jalan study tour adalah peserta didik, cuma rata-rata peserta didik smp sma berdalih atas perintah sekolah guru supaya diperbolehkan orangtua.

“hati-hati pak dalam beropini, seolah-olah di seluruh Tanggamus guru yang pingin jalan-jalan, padahal bisa jadi sebaliknya,” tulisnya.

Di tengah pro kontra ini, Dinas Pendidikan Tanggamus turut dihadapkan pada tekanan untuk mengambil keputusan yang tepat. Namun, keputusan untuk menghentikan atau melanjutkan kegiatan study tour bukanlah hal yang mudah. Perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terkait keamanan, manfaat edukatif, serta kebutuhan siswa dan orang tua. (Herdi)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru