Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dusun Suka Agung, Pekon Talang Padang, Kecamatan Talang Padang, hari ini tampak berbeda dari biasanya. Tak hanya dipenuhi oleh pengunjung, tetapi juga dipenuhi oleh suara riuh burung-burung yang berkompetisi dalam Lomba Burung Berkicau Piala Bunda Dewi Handajani.
Ratusan pecinta burung berkicau dari Kabupaten Tanggamus turut ambil bagian dalam ajang ini, mempertandingkan burung-burung jagoan mereka seperti Murai Batu, Kenari, Kacer, dan lain sebagainya.
Sebelum perlombaan dimulai, Bakal Calon Bupati Kabupaten Tanggamus Dewi Handajani hadir dan meresmikan perlombaan burung berkicau yang dinamakan Gantangan Gang Enam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Dewi Handajani mengapresiasi kegiatan lomba kicau mania ini yang bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi serta menjaga ekosistem pelestarian burung.
“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan perlombaan burung berkicau yang diselenggarakan panitia di Talang Padang,” kata Bunda Dewi Handajani sapaan akrabnya kepada Media Prioritastv.com, Minggu, 4 Agustus 2024.
Ia berharap perlombaan ini dapat mengembangkan potensi kicau mania di Kabupaten Tanggamus agar dapat mengikuti perlombaan hingga tingkat nasional.
“Semoga kedepannya perlombaan ini lebih meriah agar para kicau mania di Tanggamus lebih semangat dalam mengikuti perlombaan,” harapnya.
Hari Purwangga, Ketua Perlombaan Burung Berkicau Piala Bunda Dewi Handajani, mengungkapkan terima kasih kepada Bunda Dewi Handajani yang telah hadir dan meresmikan perlombaan burung berkicau di Talang Padang.
“Terima kasih kepada Bunda yang sudah meluangkan waktunya untuk hadir dan meresmikan perlombaan hari ini,” ungkapnya.
Hari juga menyampaikan rasa senangnya atas kehadiran Bunda Dewi, yang saat ini sedang mencalonkan diri kembali menjadi Bupati Tanggamus. Para kicau mania sangat mendukung apabila Bunda kembali menjabat sebagai Bupati Tanggamus.
“Semoga Bunda Dewi kembali menjadi Bupati Tanggamus dan kedepannya perlombaan burung kicau ini dapat diadakan kembali,” pungkasnya. (Asrul Ariski)







