Prioritastv.com, Bandar Lampung – Polsek Sukarame Bandar Lampung mendalami kasus peluru nyasar yang mengenai Kenedi (56), warga Jalan Pulau Singkep Kelurahan Sukabumi Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung.
Menurut Kapolsek Sukarame Kompol M Rohmawan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
“Benar ada warga Sukarame yang menjadi korban dugaan peluru nyasar pada Minggu (4/8/2024) pukul 10.30 WIB. Korban mengalami luka lecet pada punggung sebelah kanan,” kata Rohmawan, Senin 5 Agustus 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Rohmawan, korban saat kejadian sedang duduk di depan rumahnya ketika tiba-tiba kejatuhan benda. Polisi telah menginterogasi korban, yang menyebutkan terdengar suara letusan sekali.
“Korban tidak mengetahui sumber suara tersebut, karena yang terpikir bahwa suara itu hanya letusan biasa,” ujarnya.
Setelah suara letusan, banyak warga yang berdatangan ke rumah kontrakan korban. “Saat diinterogasi, korban menjelaskan bahwa ada benda yang jatuh, diduga batu atau benda lain. Namun setelah dilihat, ternyata benda tersebut adalah proyektil peluru,” terangnya.
Proyektil tersebut kini diambil alih oleh Polresta, dan Kanit Reskrim telah berkoordinasi dengan Kasat Reskrim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Peluru yang mengenai warga Sukarame tersebut masuk lewat genteng dan mengenai tembok. Polisi sudah melakukan pengecekan di lokasi kejadian,” tambahnya.
Saat ini, kondisi korban sudah membaik. “Korban hanya mengalami luka ringan dan sedikit memar di tubuhnya. Tidak ada luka serius dan jenis peluru masih dalam penyelidikan oleh polisi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, insiden mengejutkan menimpa Kenedi (55), menjadi korban peluru nyasar saat sedang bersantai di depan rumah kontrakannya.
Saat kejadian, Kenedi tengah asyik berbincang dengan menantunya, Riyan Saputra. Tiba-tiba terdengar suara letusan yang mirip dengan suara tembakan.
Tak lama kemudian, Kenedi merasakan sakit yang amat sangat di bagian pundaknya dan segera memegangi bagian tersebut. (Erwin)







