Satu-Satunya UKM Pembuat Terasi Rebon di Tanggamus Dibantu Universitas Lampung

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 15:08

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto plang UKM dan bantuan alat pengering portabel dari Fakultas Pertanian Unila, Rabu 7 Agustus 2024 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Kolase foto plang UKM dan bantuan alat pengering portabel dari Fakultas Pertanian Unila, Rabu 7 Agustus 2024 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Satu-satunya Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi terasi dari udang rebon, yakni Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Laut Bakti Pertiwi Pekon Sukabanjar, Kota Agung Timur, Tanggamus, kembali mendapat perhatian dari perguruan tinggi.

Setelah sebelumnya Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memberikan bantuan teknis dan alat produksi berupa mesin penggiling dan alat penjemuran untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pembuatan terasi berbahan rebon.

Kali ini perhatian datang dari Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila), fakultas tersebut memberikan bantuan alat pengering portabel dan pelatihan kepada anggota UKM agar dapat meningkatkan kualitas terasi yang diproduksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan alat pengering portabel tersebut dilakukan oleh Elhamida Rezkia Amien, M.Si dari Fakultas Pertanian Unila, didampingi Yeni selaku Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan dan Kelautan Tanggamus, pada Rabu, 7 Agustus 2024.

Elhamida Rezkia Amien, dari Fakultas Pertanian Unila mengatakan bahwa mereka sedang melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan bantuan berupa alat pengering portabel kepada kelompok pengolahan dan pemasaran hasil laut ini.

“Selain itu, kami juga memberikan penyuluhan mengenai penyimpanan, pengelolaan, dan pengemasan terasi yang tepat agar terasi memiliki harga jual dan minat yang tinggi dari konsumen,” ujar Elhamida.

Ia menyebutkan bahwa pemasaran produk terasi saat ini masih dilakukan dari mulut ke mulut. “Ke depan, harapan kami adalah UKM ini menjadi ikon Kabupaten Tanggamus sehingga produknya lebih dikenal dan mampu bersaing dengan daerah lain untuk produk terasi,” tambahnya.

Sementara itu, Rasid, penanggung jawab UKM tersebut, mengungkapkan bahwa saat ini mereka masih belum memiliki tempat penyimpanan hasil produksi yang permanen.

“Kalau saya paksakan membuat tempat penyimpanan, modal untuk produksi nanti akan habis terpakai untuk membangun gudang penyimpanan,” ungkap Rasid.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan dan Kelautan Tanggamus, Yeni, menyatakan bahwa untuk masalah pemasaran terasi khas Tanggamus ke luar daerah bisa dibantu oleh Fakultas Pertanian Unila.

“Mungkin mereka bisa ekspor ke luar negeri, seperti Jepang, karena mereka sudah melakukan studi banding ke sana,” kata Yeni.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Pertanian Unila atas bantuan yang diberikan kepada UKM di Tanggamus.

“Kami merasa bangga karena mendapat perhatian ini. Mudah-mudahan ke depannya ada fakultas-fakultas lain yang memberikan bantuan ke Kabupaten Tanggamus,” lanjut Yeni.

Yeni menambahkan bahwa saat ini UKM Pengelolaan Produk Terasi di Tanggamus hanya ada di Pekon Sukabanjar.

“Dulu ada, tapi tidak seperti ini. Sekarang Terasi Khas Tanggamus ini diutamakan. Mudah-mudahan jika nanti ada bantuan dari Pemerintah Dinas Perikanan Provinsi atau Kementerian, kami akan membantu,” tandasnya. (Herdi)

Berita Terkait

Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam
Konten Kreator Rohadi Alcantara Dikabarkan Diciduk Polres Tanggamus Lampung
Viral Keributan di Acara Musik Lampung Barat, Anggota DPRD Prayitno dan Dua Pihak Sepakat Berdamai
Gebrakan Baru Bupati Saleh, Pemkab Tanggamus Hapus Denda PBB-P2, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak hingga 31 Desember 2026
Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22

Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:47

Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:41

Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:13

Konten Kreator Rohadi Alcantara Dikabarkan Diciduk Polres Tanggamus Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19

Viral Keributan di Acara Musik Lampung Barat, Anggota DPRD Prayitno dan Dua Pihak Sepakat Berdamai

Berita Terbaru