Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Sebanyak 30 lanjut usia (lansia) dari Pekon Wates dan Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, mengikuti pelatihan dasar membatik yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Rehabilitasi Sosial untuk meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan lansia, serta memberikan bantuan peralatan membatik guna mendukung kemandirian ekonomi mereka.
Pelatihan yang berlangsung selama lima hari, mulai dari 26 hingga 30 Agustus 2024, ditutup oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Titik Puji Lestari, yang mewakili Pj. Bupati Pringsewu, Marindo Kurniawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Titik menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang sosial, sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia No.9 Tahun 2018.
“Pemerintah Kabupaten Pringsewu berkomitmen untuk terus memberikan layanan rehabilitasi sosial, khususnya bagi lansia, dengan kemudahan akses dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti administrasi kependudukan, layanan pendampingan sosial, dan pelatihan keterampilan,” ujar Titik.
Pelatihan membatik ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah keterampilan para lansia, tetapi juga untuk memberikan semangat dan rasa percaya diri agar mereka tetap produktif dan berdaya saing.
Dengan adanya keterampilan membatik, diharapkan para lansia dapat mengisi kegiatan sehari-hari dengan lebih bermakna dan bahkan menciptakan peluang ekonomi baru yang dapat menopang perekonomian keluarga.
“Saya berharap para peserta dapat mengembangkan potensi diri, menjadi mandiri, serta membagikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh,” tambahnya.
Selain itu, Titik juga meminta agar para pendamping sosial dari PKH, TKSK, dan PSM terus memotivasi serta memantau perkembangan para peserta pelatihan. Pemerintah pekon setempat diharapkan dapat berkoordinasi dalam mengembangkan sekolah lansia di Pekon Wates dan Wates Timur sebagai pusat pemberdayaan lansia di Kabupaten Pringsewu.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu, Debi Hardian, menjelaskan bahwa pelatihan ini melibatkan instruktur dari Dinas Sosial dan Ramones Art Pringsewu. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia agar lebih sejahtera, adil, mandiri, dan bermartabat, serta untuk memperkuat kapasitas lansia dalam peran sosial di masyarakat.
“Kami berharap stakeholder terkait, terutama pekon, dapat terus memberikan pendampingan dan dukungan pasca-pelatihan ini,” kata Debi.
Acara penutupan pelatihan juga dihadiri oleh Pj. Ketua TP-PKK dan Pj. Ketua Dekranasda Pringsewu, Agnesia Marindo, Ketua Ikada DPRD Pringsewu, Ketua DWP Sri Prihatin Heri, serta sejumlah asisten, kepala perangkat daerah, dan perwakilan dari PKH, TKSK, dan PSM.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para lansia di Pringsewu tidak hanya memiliki keterampilan baru, tetapi juga dapat berkontribusi lebih dalam lingkungan sosial dan ekonomi mereka, sehingga kesejahteraan mereka dapat meningkat secara signifikan. (Samuel)







