Ratusan Kepala Sekolah di Pringsewu Ikuti Bimtek Implementasi Pendidikan Anti Korupsi

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 12:45

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan saat memberikan arahan, Kamis 5 September 2024.

Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan saat memberikan arahan, Kamis 5 September 2024.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Ratusan Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Pringsewu mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pendidikan Anti Korupsi, yang digelar di Gedung PCNU, Pagelaran, Kamis (5/9/2024).

Acara ini menghadirkan narasumber dari kejaksaan, kepolisian, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Kegiatan ini dibuka oleh Penjabat Bupati Pringsewu, Marindo Kurniawan.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Marindo Kurniawan menekankan pentingnya Pendidikan Anti Korupsi, terutama bagi generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kabupaten Pringsewu telah memasuki tahun kedua implementasi Pendidikan Anti Korupsi. Dari total 265 Sekolah Dasar, sebanyak 41.050 orang kini memahami korupsi, jenis-jenisnya, dan bagaimana melawan tindakan tersebut,” ungkap Marindo.

Marindo juga menyoroti dampak negatif korupsi, yang tidak hanya merusak moral masyarakat tetapi juga menghambat pembangunan.

Pemerintah telah mengambil tiga langkah utama dalam pencegahan korupsi, yaitu melalui pencegahan, pendidikan, dan tindakan. Salah satunya dengan penerbitan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan Teknologi No.33 Tahun 2019 tentang Pendidikan Anti Korupsi, serta Peraturan Gubernur Lampung No.35 Tahun 2019.

“Saya berharap setelah bimtek ini, seluruh pihak, dari pegawai hingga kepala sekolah, dapat mendukung implementasi pendidikan anti korupsi secara konsisten. Ini akan membantu kita dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan jujur di Kabupaten Pringsewu,” tambah Marindo.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu, Sunaji, menambahkan bahwa Bimtek ini berlangsung dari 2 hingga 12 September 2024, dengan total peserta 265 kepala sekolah dari sembilan kecamatan.

“Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang korupsi dan memperkuat kesiapan sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan anti korupsi,” jelas Sunaji.

Melalui program ini, diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai integritas di sekolah serta menekan potensi tindak korupsi di masa mendatang. (Samuel)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru